• KANAL BERITA

Sampah di Taman Lampion Pasar Gede Menggunung

MENGGUNUNG: Sejumlah sampah di sisi utara Tugu Jam Pasar Gede menggunung dan tak segera diangkut petugas kebersihan, Senin (11/2). (SM/ M Ilham Baktora)
MENGGUNUNG: Sejumlah sampah di sisi utara Tugu Jam Pasar Gede menggunung dan tak segera diangkut petugas kebersihan, Senin (11/2). (SM/ M Ilham Baktora)

SOLO, suaramerdeka.com - Masyarakat yang ingin menikmati wisata di taman lampion Pasar Gede, mengeluhkan banyak sampah yang menumpuk di sejumlah titik. Sampah-sampah yang penuh terkumpul di sejumlah tong tidak langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

‘’Berwisata di taman lampion masih menjadi daya tarik pengunjung untuk berswafoto atau menghabiskan waktu libur bersama keluarga dan teman. Sayangnnya, sampah di sejumlah tong sampah menggunung dan tidak segera diangkut pihak berwenang,’’ kata seorang pengunjung, Rudi Susanto, Senin (11/2).

Menurutnya tong sampah memang telah disediakan di beberapa titik,  namun setelah penuh tidak diangkat ke TPA.

Lalu masyarakat membuang begitu sampah di sekitar tong yang sudah penuh sehingga terkesan makin kotor.

‘’Jika tak segera diangkut, sampah yang sudah menggunung rawan tersapu angin. Sampah bakal berserakan ke jalan dan menimbulkan kesan kotor. Seharusnya panitia segera mengambil tindakan agar pengunjung merasa nyaman berwisata ke Pasar Gede,’’ kata dia.

Pedagang kuliner, Ika Sundari, menyayangkan sampah tidak segera diangkut. Padahal sehari membayar Rp 5.000 sebagai retribusi kepada panitia.

‘’Kebetulan saya mendapat tempat di sisi utara Tugu Jam Pasar Gede. Panitia meletakkan tong sampah di sekitar tempat kami berjualan. Kami terganggu karena saat sampah menggunung, tak segera diangkut ke TPA terdekat,’’ katanya.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro, Angga Indrawan menuturkan, masalah sampah sudah dikondisikan jauh hari sebelumnya. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengangkut sampah di tiap titik.

‘’Sejauh ini sudah kami koordinasikan, memang belum maksimal. Ke depan kami kerahkan lagi petugas sehingga masalah sampah bisa diselesaikan. Yang jelas, masing-masing pedagang dan pengunjung menjaga kebersihan hingga rangkaian perayaan Imlek ini berakhir,’’ kata dia.


(M Ilham Baktora/CN34/SM Network)