• KANAL BERITA

Wali Kota Salatiga Hadiri Perayaan Imlek

TUNJUKKAN ANGPAO: Wali Kota Yuliyanto  menujukkan angpau dalam peringatan Hari Raya Imlek bersama Persaudaraan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Salatiga, di Aula Ada Baru,  Minggu (10/2). (Foto: Dok)
TUNJUKKAN ANGPAO: Wali Kota Yuliyanto menujukkan angpau dalam peringatan Hari Raya Imlek bersama Persaudaraan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Salatiga, di Aula Ada Baru, Minggu (10/2). (Foto: Dok)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Wali Kota Yuliyanto  berpesan agar masyarakat khususnya warga Tionghoa Indonesia di Salatiga tidak perlu merasa menjadi minoritas dan takut berbaur dengan warga Salatiga. Sebab meskipun masyarakat Salatiga terdiri dari beragam agama dan keyakinan, tetapi sangat menghormati perbedaan dan saling menjaga kerukunan.

"Toleransi warga  di Salatiga sudah diakui secara nasional. Terbukti dari adanya perolehan predikat Kota Tertoleran di Indonesia selama tiga kali berturut-turut. Justru peran PSMTI sangat diharapkan kontribusinya dalam meningkatkan pembangunan di Kota Salatiga," katanya  saat memberi sambutan dalam  undangan makan malam peringatan Hari Raya Imlek bersama Persaudaraan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Salatiga, di Aula Ada Baru,  Minggu (10/2).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengucapkan selamat Hari Raya Imlek ke 2570,  Ia berharap di tahun babi tanah ini diberi rizki yang melimpah oleh Tuhan Yang Maha Esa. "Salam Sejahtera, satu dalam persaudaraan," kata Wali Kota.

Ketua Panitia Acara, Sugiono Pambudi mengungkapkan, kegiatan perayaan imlek dan Cap Go Meh merupakan agenda tahunan, kerja sama pemerintah dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

"Kami berharap kegiatan yang sudah berjalan dari tahun ke tahun ini makin berkembang di masa yang akan datang. Karena itu, seluruh warga PSMTI di Salatiga agar bersatu terutama dalam mengisi pembangunan indonesia, khususnya di Salatiga," ujarnya.

PSMTI Salatiga selama ini juga terbilang aktif melakukan berbagai kegiatan sosial. Diantaranya berbagi kasih dengan warga kurang mampu, donasi air bersih, donasi korban gempa dan banjir tanpa membedakan ras.


(Moch Kundori/CN41/SM Network)