• KANAL BERITA

Ribuan Santri Pagar Nusa Nyatakan Sikap Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

SRAGEN, suaramerdeka.com - Ribuan santri dan atlet pencak silat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) secara aklamasi memberikan dukungan penuh kepada Calon Presiden (Capres) Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma’ruf Amin.

Dukungan tersebut secara resmi dilaksanakan bersamaan adanya acara Hari Ulang Tahun (Harlah) Pagar Nusa ke-33 di GOR Diponegoro, Sragen, Sabtu (9/2). Dukungan tersebut merupakan komitmen dari Pagar Nusa sebagai benteng dan pendukung para ulama dan Kyai.

Pernyataan sikap secara resmi disampaikan Kyai sepuh asal Sragen, KH Muhammad Haris yang akrab disapa Mbah Haris di sela acara. Dia menyampaikan pernyataan sikap yang diikuti ribuan anggota pagar Nusa yang hadir dalam Harlah tersebut.

''Kami Pagar Nusa menyatakan mendukung dan memilih Bapak Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin menjadi presiden dan wakil presiden republik indonesia. Setuju?'' terang Mbah Harid yang disambut gempita ribuan peserta yang hadir.

Selain itu, KH Muhammad Haris juga mengajak seluruh jamaah yang hadir dalam Harlah Pagar Nusa untuk memberi dukungan pada Luluk Nur Hamidah untuk menjadi Anggota DPR RI. 
Saat ditemui sejumlah awak media, Kyai Haris memperjelas pernyataanya kalau KH Ma’ruf Amin berlatar belakang NU.

''Kyai Ma’ruf Amin kan NU, pagar Nusa kan juga NU, ya harus didukung pencalonannya sebagai wakil presiden,'' tandasnya.

Adapun salah satu tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Timur KH Asroful Anam menegaskan ulama menginginkan Pemilu 2019 berlangsung damai. Pihaknya menekankan tanpa dukungan dari ulama Negara akan hancur.

''Negara tanpa ulama akan hancur. Sehingga para santri sangat penting mengikuti para ulama, maka Jargon dari Pagar Nusa ini membela ulama dan Kyai sampai mati, NKRI harga mati, garda paling depan adalah Pagar Nusa,'' terang Pimpinan Ponpes Nurul Burhan Kedung Prahu, Widodaren, Ngawi tersebut.

Tokoh kharismatik asal Jawa Timur itu juga menjelaskan KH Ma’ruf Amin merupakan ulama yang banyak berjasa. Beliaupernah menduduki posisi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rois Aam PBNU. Namun kehadiran Asroful Anam di Sragen bukan dalam rangka berkampanye KH Ma’ruf Amin. Namun sikap para ulama atau kyai tentunya akan diikukti para santrinya.  

Pada sisi lain, Ketua Pagar Nusa Sragen Muhammad Irfan Khumaidi menegaskan Harlah ke-33 Pagar Nusa tujuannya untuk mendoakan para kiai dan guru Pagar Nusa yang telah meninggal. Ada 1.500 peserta terdiri dari para santri dan atlet pencak silat yang mengikuti kegiatan.

''Dalam Pilpres, tentu kami turut menjaga dan mendukung penuh agar pesta demokrasi tersebut berlangsung tertib, aman, kondusif, sejuk, terutama di wilayah Sragen,'' tegasnya.


(Sri Hartanto/CN39/SM Network)