• KANAL BERITA

Kembangkan Usaha, Pelaku Bisnis Harus Punya Website

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Di era digital seperti sekarang, para pebisnis terlebih pelaku UMKM disarankan harus memiliki website. Dengan website para pelaku usaha bisa mengembangkan brand-nya secara online.

''Untuk mengembangkan usahanya, mau tidak mau pebisnis atau pelaku UMKM harus punya website,'' kata Wayan Cahyono, Product Manager Niagahoster pada peresmian kantor baru Niagahoster di Jalan Palagan, Yogyakarta, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Niagagoster meluncurkan Niagacourse dan Niagapartner. Pada acara tersebut juga digelar diskusi mengenai tren pengembangan website di tahun 2019.

Sebagai perusahaan penyedia layanan web hosting, lanjut Wayan, ia melihat urgensi untuk mengedukasi pemilik bisnis website untuk memaksimalkan kehadiran online bisnis mereka. Salah satu panelis menekankan pentingnya website yang ramah pengguna smartphone sebagai tren website yang akan berkembang di masa depan.

Berdasarkan laporan e-Marketer, pengguna aktif smartphone di Indonesia tumbuh dari 55 juta orang pada tahun 2015 menjadi 100 juta orang pada tahun 2018. Hal ini menjadi acuan bagi para pengembang platform digital agar mengarahkan produknya menjadi lebih 'mobile-friendly' agar dapat menjangkau tren masyarakat, termasuk bagi para 'web developers'.

Menurut Wayan, hal ini bisa menjadi jembatan bagi kesuksesan online pemilik bisnis. Web agency dan web developers saat ini, lanjut dia, juga dituntut agar dapat mengembangkan website yang responsif dan cepat bagi klien.

Banyaknya akses dan sarana untuk mengembangkan website saat ini, menurut Wayan, semakin memudahkan bisnis untuk mengelola toko online sendiri, membangun brand, hingga menjangkau pelanggan tanpa batas.

Apalagi didukung dengan penetrasi internet dan penggunaan smartphone yang besar, Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menumbuhkan perekonomian digital. Dengan melihat potensi akselerasi teknologi dan antusiasme go online masyarakat Indonesia, misi untuk meng-online-kan 8 juta UMKM tahun 2020 bukanlah sebuah misi yang mustahil.


(Sugiarto/CN41/SM Network)