• KANAL BERITA

Kawasan Kota Lama Akan Dilengkapi Museum Mobil VW

Museum mobil Volkswagen akan memanfaatkan gedung PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang berada di Kawasan Kota Lama Semarang. (suaramerdeka.com/ Yulianto)
Museum mobil Volkswagen akan memanfaatkan gedung PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang berada di Kawasan Kota Lama Semarang. (suaramerdeka.com/ Yulianto)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Revitalisasi Kota Lama yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang agar kawasan kota tua tersebut menjadi destinasi wisata andalan, disambut baik oleh pemilik gedung yang ada di Kota Lama. Salah satunya PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang berencana membangun museum mobil klasik Volkswagen (VW) dengan memanfaatkan aset gedung yang dimiliki.

Asisten Senior Manajer Optimalisasi Properti PT. PPI, Adi Rakhman Akbar mengatakan dari 13 gedung yang dimiliki di Kawasan Kota Lama, rencananya akan dioptimalisasikan dengan menggandeng PT Taman Wisata Candi (TWC).

“Kami punya 13 gedung, sebanyak lima gedung sudah dipinjam pakai pemkot Semarang. Nanti ada beberapa gedung lagi yang akan disulap menjadi museum VW,” katanya.

Dari mapping sementara yang dilakukan PT. PPI dan PT. TWC, ada sebuah gedung yang dinyatakan cocok. Gedung tersebut memiliki luasan lahan sekitar 1.068 meter persegi. Beberapa gedung lain juga dilirik untuk dijadikan museum VW.

“Kami akan buat House of VW, rencananya gedung kami akan diisi VW dari tahun 1950-an sampai 1980-an. Konsepnya hampir sama dengan museum angkut,” tuturnya.

Dapatkan perlengkapan otomotif terbaru dan original di sini

Direktur Teknik dan Infrastruktur PT Taman Wisata Candi (TWC), Mardijono Nugroho mengungkapkan jika konsep yang sama telah dikembangkan di Yogyakarta. Dari mapping yang dilakukan sementara, nantinya akan dilakukan tes pasar untuk mengetahui animo masyarakat.

“Kalau animonya bagus, nanti akan dilakukan pengembangan lahan, konsep dasarnya mirip museum angkut namun khusus mobil VW,” jelasnya.

Dipilihnya pabrikan mobil asal Jerman ini, bukanlah tanpa alasan. Ciri mobil yang klasik akan tepat disandingkan dengan kemegahan gedung tua berarsitektur Eropa. “Destinasi VW ini bisa menyasar semua segmen, dari kalangan kelas menengah bawah hingga kalangan atas,” tambahnya.


(Yulianto/CN33/SM Network)