• KANAL BERITA

Kerugian Akibat Banjir di Batang Ditaksir Miliaran Rupiah

Foto: suaramerdeka.com/ Kasirin Umar
Foto: suaramerdeka.com/ Kasirin Umar

BATANG, suaramerdeka.com - Bupati Batang Wihaji menaksir kerugian akibat bencana banjir di Kabupaten Batang mencapai miliaran rupiah lebih.

"Kalau di hitung kerugian pastinya belum kita hitung. Karena kalau dihitung dari kerugian aktivitas sampai kerugian persawahan dan harta benda warga termasuk sekolah yang terkena banjir bisa mencapai miliaran rupiah," kata Bupati Wihaji saat meninjau pasca banjir di SMPN 9 Batang, Senin (28/1).

Menurut Bupati, pemkab lebih mengutamakan tindakan darurat, yaitu memprioritaskan warga. Berikutnya, tahap kedua adalah menindaklanjuti pelayanan publik, seperti sekolah - sekolah yang terdampak banjir.

"Kita sudah cek langsung ke sekolah - sekolah. Pasca banjir sekola tidak bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Ruang kelasnya penuh dengan lumpur. Perpustakaannya yang berisi buku juga hancur, padahal baru beli. Termasuk dokumen berharga, dan soal - soal sekolah juga rusak," papar Wihaji.

Belanja perlengkapan musim penghujan di sini

Untuk mempertanggungjawabkan semua itu, kata Wihaji, harus ada koordinasi dengan Dinas Pendidikan agar dicarikan solusi, karena banyak aset yang tidak bisa dipakai sama sekali.

"Agar tidak menyalahi keuangan negara harus didata yang rusak dengan membuat berita acara. Tetapi tidak kalah pentingnya adalah proses belajar mengajar secepatnya harus bisa berjalan. Dan kalau butuh bantuan yang sangat penting, segeralah koordinasikan dengan BPBD," saran Bupati Wihaji.

Sementara itu, Kepala SMPN 9 Casyanto menambahkan, banjir yang melanda SMPN 9 di tahun 2019, termasuk paling parah. Ketinggian air mencapai 1 meter lebih. “Banyak Surat Pertanggung Jawaban, rusak termasuk buku - buku di perpustakaan hampir 50 persen rusak terendam banjir dan lumpur,” tutur Casyanto.

 


(Kasirin Umar/CN33/SM Network)