• KANAL BERITA

Len-Rekind Kembangkan Sistem IT Logistik dan Manajemen Proyek

Direktur Utama Rekind, Yanuar Budinorman (kiri) menjabat tangan Direktur Operasi I Len Industri, Linus Andor M Sijabat usai penandatangan kesepahaman pengembangan Sistem IT dan Manajemen Proyek yang dilakukan kedua BUMN Strategis itu di Bandung, Jumat (25/1). (Foto: suaramerdeka.com/Setiady Dwi)
Direktur Utama Rekind, Yanuar Budinorman (kiri) menjabat tangan Direktur Operasi I Len Industri, Linus Andor M Sijabat usai penandatangan kesepahaman pengembangan Sistem IT dan Manajemen Proyek yang dilakukan kedua BUMN Strategis itu di Bandung, Jumat (25/1). (Foto: suaramerdeka.com/Setiady Dwi)

BANDUNG, suaramerdeka.com - PT Len Industri (Persero) dan PT Rekayasa Industri (Rekind) menjalin kerjasama guna mengembangkan Sistem IT Logistik dan Manajemen Proyek.

Sistem yang dibangun dari sinergi kedua BUMN tersebut akan memungkinkan kontrol atas aktivitas keluar masuk equipmen dan material dalam proyek-proyek migas dan energi milik Rekind.

Penandatangan nota kerjasama tersebut dilakukan Direktur Operasi I Len Industri, Linus Andor M Sijabat dan Direktur Utama Rekind, Yanuar Budinorman di Ruang Mandalawangi PT Len Industri Bandung, Jumat (25/1).

"Dengan sistem ini kontrol perangkat dan material proyek migas dan juga energi bisa lebih efektif dan efisien. IT sendiri sudah menjadi kebutuhan mendesak untuk industri, dan Len punya kompetensi dan pengalaman dalam bidang ini,” jelas Linus.

Yanuar menambahkan bahwa kerjasama tersebut terkait dengan pemanfaatan radio frequency identification (RFID) logistics system dan pengembangan sistem informasi untuk industri engineering, procurement, construction, dan commisioning (EPPC).

RFID merupakan metode identifikasi guna melakukan penyimpanan dan pengambilan data jarak jauh. Sistem ini diyakini mampu meminimalisir penyimpangan, meningkatkan efektivitas waktu dan SDM, sekaligus memudahkan monitoring dan tracking.

"Jadi ini akan meningkatkan kinerja, mengefisienkan tugas-tugas kami, melalui integrasi dengan Len melalui kemampuannya di bidang IT," jelasnya yang memimpin perusahaan pelopor dan penggerak rancang bangun industri di sektor kimia, mineral, dan energi itu.

Selain kerjasama tersebut, masing-masing anak perusahaan kedua BUMN strategis tersebut juga melakukan kerjasama. Mereka adalah PT Eltran Indonesia (anak perusahaan Len Industri) dan Yasa Industri Nusantara (anak perusahaan Rekind) di bidang EPC sektor migas, energi dan pertambangan mineral.

Kerjasama itu antara lain mencakup pengerjaan piping works di Muara Tawar, Bekasi. Sinergi BUMN ini juga melibatkan konsultan bisnis lokal yaitu Gemanus atau PT Gema Maritim Nusantara.


(Setiady Dwi/CN41/SM Network)