• KANAL BERITA

Kondisi Pasar Muaraanyar Memprihatinkan

Kurang Representatif dan Sering Terendam Rob

Sejumlah pedagang berjualan di Pasar Muaraanyar Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Pada saat musim rob pasar tersebut sering terendam banjir. (suaramerdeka.com/Wawan Hudiyanto)
Sejumlah pedagang berjualan di Pasar Muaraanyar Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Pada saat musim rob pasar tersebut sering terendam banjir. (suaramerdeka.com/Wawan Hudiyanto)

TEGAL, suaramerdeka.com - Kondisi Pasar Muaraanyar, Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat memprihatinkan. Selain kurang representatif, pasar sering tergenang rob dan tidak layak sebagai tempat pasar. Para pedagang berharap perbaikan, seperti pasar lain di Kota Tegal.

Namun upaya revitalisasi pasar tersebut terkendala status tanah pasar. Kendati pasar tersebut berada di wilayah Kota Tegal, namun menempati tanah aset Pemkab Tegal. Kondisi ini yang menyulitkan Pemkot Tegal untuk melakukan revitalisasi.

Sementara itu, Komisi II DPRD meminta Pemkot Tegal untuk segera berkoordinasi dengan Pemkab Tegal, terkait keberadaan Pasar Muaraanyar. Meski pun pasar itu berada di wilayah Kota Tegal, namun tanah pasar di Jalan Brawijaya Kelurahan Murareja itu merupakan aset Pemkab Tegal.

Menurut Sekretaris Komisi II DPRD, Nur Fitriani, apabila koordinasi sudah dilakukan diharapkan bisa ada kesepakatan bersama agar Pasar Muaraanyar bisa direvitalisasi. Selama ini kondisi pasar sangat memprihatinkan dan sering tergenang rob.

"Kesepakatan bersama itu misalnya dengan pinjam pakai tanah atau tukar guling. Selain itu, Pemkot Tegal bisa mengkaji kemungkinan relokasi ke tanah milik Pemkot Tegal tidak jauh dari permukiman penduduk," katanya.

Dari hasil tinjauan Komisi II, beberapa waktu lalu, kondisinya pasar memprihatinkan. Selain kurang representatif, tergenang rob dan tidak layak sebagai tempat pasar. Para pedagang dan warga sekitar berharap perbaikan, seperti pasar lain di Kota Tegal.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, Maman Suherman sebelumnya menyampaikan, Pasar Muaraanyar tersebut masuk dalam inventarisasi 14 pasar di Pemkot Tegal.

Namun, revitalisasi tidak bisa dilakukan karena ternyata tanah tersebut masih milik Pemkab Tegal. "Upaya yang mungkin bisa dilakukan hanya bersifat perbaikan," katanya.


(Wawan Hudiyanto/CN40/SM Network)