• KANAL BERITA

Tabloid Berbau Kampanye Hitam Beredar di Wonogiri

Bawaslu Kabupaten Wonogiri memperlihatkan tabloid bernama Indonesia Barokah yang ditemukan di kabupaten tersebut, Kamis (24/1). (suaramerdeka.com/Khalid Yogi)
Bawaslu Kabupaten Wonogiri memperlihatkan tabloid bernama Indonesia Barokah yang ditemukan di kabupaten tersebut, Kamis (24/1). (suaramerdeka.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Tabloid berbau kampanye hitam ditemukan beredar pada sejumlah masjid di Kabupaten Wonogiri. Beberapa tulisan yang termuat di Tabloid bernama Indonesia Barokah itu terkesan menyudutkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wonogiri Mahbub Ali mengatakan, tabloid-tabloid tersebut ditemukan oleh para personel Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). "Sampai siang ini, kami sudah menemukan di sepuluh kecamatan. Tabloid-tabloid yang kami temukan itu ada framing yang dianggap menyudutkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua," katanya, Kamis (24/1).

Tabloid tersebut ditemukan di Kecamatan Tirtomoyo, Jatiroto, Bulukerto, Eromoko, Giritontro, Giriwoyo, Wonogiri, Kismantoro, Nguntoronadi, dan Purwantoro. "Tabloidnya ditemukan di masjid. Setiap kecamatan ada yang ditemukan beberapa sampai belasan tabloid. Tabloid seperti itu kemungkinan beredar di hampir semua kecamatan," ujarnya.

Dia mengungkapkan, tabloid-tabloid itu dikirim melalui kantor pos Jakarta Selatan. Hal itu ditandai dengan cap pos yang dibubuhkan pada amplop, bertuliskan: Porto Dibayar / Postage Paid. KP Jakarta Selatan 12000. Izin no 167/PKTD/JKS/Regional 4/2019".

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, pihaknya telah menerima instruksi dari Bawaslu RI agar berkordinasi dengan pihak kepolisian guna menjaga kondusivitas dan keamanan. Pasalnya, tabloid serupa juga ditemukan di daerah-daerah lain. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan kantor pos dan meminta untuk menangguhkan pengiriman tabloid-tabloid tersebut. "Jika kantor pos masih menerima pengiriman tabloid itu, kami minta dihentikan dulu, sampai persoalannya benar-benar clear," pintanya.

Ada pun Panwascam diminta mendata dan menyimpan tabloid-tabloid yang ditemukan. Tabloid Indonesia Barokah akan dikembalikan jika Bawaslu RI, kepolisian, dan Dewan Pers selesai menangani masalah itu. "Materi tabloid tersebut sudah menjadi ranah Bawaslu RI," katanya.


(Khalid Yogi/CN40/SM Network)