• KANAL BERITA

Metode Psikometri Diujicobakan Melibatkan Siswa

Ketua Tim Uji Materi Penilaian Kompetensi Psikometri Mabes Polri, Kombes Pol Nuryanto, memaparkan tujuan pengembangan metode psikometri di hadapan siswa kelas XI SMA 1 Ungaran, Rabu (23/1). (suaramerdeka.com/dok)
Ketua Tim Uji Materi Penilaian Kompetensi Psikometri Mabes Polri, Kombes Pol Nuryanto, memaparkan tujuan pengembangan metode psikometri di hadapan siswa kelas XI SMA 1 Ungaran, Rabu (23/1). (suaramerdeka.com/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Mabes Polri tengah mengembangkan metode psikometri untuk kepentingan uji kompetensi sumber daya manusia di berbagai wilayah. Tahun ini, metode tersebut kembali disosialisasikan dan diujicoba di tiga wilayah. Meliputi, Gorontalo, Riau, dan Semarang.

“Hanya tiga tempat, kegiatan ini biasa dilaksanakan setiap tahunnya. Tujuannya tidak lain untuk uji materi, karena selama ini polisi selalu menggunakan alat tes untuk melihat kognitif seseorang,” kata Ketua Tim Uji Materi Penilaian Kompetensi Psikometri Mabes Polri, Kombes Pol Nuryanto, di sela sosialisasi di SMA 1 Ungaran, Rabu (23/1).

Di area hukum Polres Semarang, kemarin alat uji dan metode tes yang dimaksud diujikan ke siswa kelas XI dan anggota Polres Semarang. Hasil uji yang diberlakukan, selanjutnya bakal dijadikan bahan perbandingan untuk penyempurnaan metode. “Ini sesuatu yang baru, ibarat mobil tentunya butuh melewati uji layak,” ujarnya.

Kombes Pol Nuryanto menandaskan, metode yang dimaksud sengaja dikembangkan bukan untuk mengetahui jatidiri seseorang ketika hendak masuk seleksi apa pun. Melainkan, lanjutnya, sebatas untuk mengetahui psikologis seseorang saja.

Dalam kesempatan kemarin, setidaknya ada 70 siswa SMA 1 Ungaran yang mengikuti sosialisasi dan uji materi. Untuk efektivitas waktu, Mabes Polri telah menunjuk beberapa personel yang berpengalaman guna mendampingi peserta uji materi di seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Semarang.


(Ranin Agung/CN40/SM Network)