• KANAL BERITA

Jalan Tempur-Duplak Mulai Terbuka

Jalur Tempur-Duplak Desa Tempur Kecamatan Keling mulai terbuka setelah dibersihkan oleh warga dan relawan. (suaramerdeka.com/Adi Purnomo)
Jalur Tempur-Duplak Desa Tempur Kecamatan Keling mulai terbuka setelah dibersihkan oleh warga dan relawan. (suaramerdeka.com/Adi Purnomo)

JEPARA, suaramerdeka.com – Akses jalan Tempur-Duplak Desa Tempur Kecamatan Keling yang tertutup longsor mulai terbuka, setelah warga dan sukarelawan membersihkan material longsor yang menutup jalan, Rabu (23/1). Jalan mulai terbuka untuk kendaraan roda dua.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menjelaskan, untuk Jalan Tempur-Duplak sudah dibersihkan oleh warga dibantu sukarelawan. Jalan sudah terbuka untuk kendaraan roda dua.

Pembersihkan terkendala beberapa batu besar yang menutupi sebagian badan jalan. ‘’Secara umum longsor di Tempur sudah tertangani. Penanganan masih terus dilakukan, termasuk terus memantau kondisi terkini,’’ katanya

‘’Pemkab sudah mengirim satu unit alat berat untuk membersihkan material longsor. Sehingga jalan bisa semakin terbuka lebar. Untuk batu besar rencananya akan dipecah, sebab terlalu berisiko jika langsung diterjunkan ke bawah,’’ kata Arwin, Rabu (23/1).

Longsor di jalan penghubung itu terjadi pada tebing setinggi 12 meter di kawasan jauh dari permukiman, Selasa (22/1) dini hari. Lebar tebing yang longsor sekitar sembilan meter. Tidak hanya material tanah, longsor juga membawa beberapa batu berukuran besar dan kecil.

Sebanyak 123 kepala keluarga penghuni Dukuh Duplak yang merupakan dukuh tertinggi di Kota Ukir tidak bisa keluar dukuh, lantaran jalan itu merupakan satu-satunya akses keluar masuk warga.

‘’Untuk longsor di Dukuh Kemiren, material longsor yang menimpa dua rumah sudah bisa dibersihkan,’’  tuturnya.

"Namun, lima keluarga yang menghuni area yang sama diungsikan sementara waktu. Sebab di tebing masih ada tanah yang menggantung serta retakan selebar sekitar empat meter. Material itu," kata Arwin, sembari menambahkan longsor bisa terjadi sewaktu-waktu jika wilayah setempat diguyur hujan deras.


(Adi Purnomo/CN40/SM Network)