• KANAL BERITA

PTSL Bertujuan Beri Kepastian Hukum

Bupati Mirna Annisa menyampaikan pengarahan pada Rakor Antisipasi Penanganan Konflik Sosial yang digelar di Operation Room, Setda Kendal. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
Bupati Mirna Annisa menyampaikan pengarahan pada Rakor Antisipasi Penanganan Konflik Sosial yang digelar di Operation Room, Setda Kendal. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

KENDAL, suaramerdeka.com - Program sertifikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan program nasional dari Pemerintah Pusat. Program itu bertujuan memberikan kepastian dan perlindungan hukum kepada pemegang atas suatu bidang tanah serta terciptanya pelayanan prima dan optimal kepada masyarakat di bidang pertanahan.

‘’Pelaksanaan pensertifikatan tanah dengan metode PTSL, di lapangan perlu koordinasi dengan komunikasi serta sinergi yang baik antara kecamatan, desa dibantu babinkamtibmas dan petugas kantor ATR/BPN Kendal,’’ katanya, dalam Rakor Antisipasi Penanganan Konflik Sosial yang digelar di Operation Room, Setda Kendal, Rabu (23/1).

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut Sosialisasi PTSL di Hotel Sae Inn sehari sebelumnya. Pertemuan melibatkan camat dan kepala desa se Kabupaten Kendal. Pertemuan membahas kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pensertifikatan tanah PTSL. ‘’Aturan sudah jelas. Apa yang kira-kira menjadi kendala tolong sampaikan. Kalau ada desa yang berhasil dengan program PTSL tersebut, bisa dishare secara online sehingga mampu menjadi contoh bagi desa lain,’’ tambahnya.

Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita, menegaskan komitmen polisi untuk membantu apabila terjadi permasalah di lapangan terkait pengukuran dan data di lapangan soal tanah lewat pendampingan Babinkamtibmas. ‘’Harus ada kesepakatan dalam menjalankan program nasional tersebut dan koordinasi serta komunikasi,’’ tegas dia.
 
Kajari Kendal, Yudi Hendarto, mendorong camat dan kades tetap semangat menyelesaikan target PTSL paling lambat 2022. Pihaknya siap membantu PTSL dengan catatan, dilaksanakan sesuai regulasi yang ada dan tidak ada kepentingan yang merugikan semua pihak. ‘’Kami siap membantu jika dibutuhkan,’’ ucapnya.


(Rosyid Ridho/CN40/SM Network)