• KANAL BERITA

Ponpes Andalusia Wisuda 18 Santri Hafiz

WISUDA SANTRI: Wabup Syamsudin mewisuda santri penghafal Alquran dari Ponpes Andalusia Banjarnegara di Pendapa Dipayudha, Minggu (20/1). (suaramerdeka.com/Castro Suwito)
WISUDA SANTRI: Wabup Syamsudin mewisuda santri penghafal Alquran dari Ponpes Andalusia Banjarnegara di Pendapa Dipayudha, Minggu (20/1). (suaramerdeka.com/Castro Suwito)

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Sebanyak 18 santri Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur'an Andalusia Banjarnegara diwisuda, Minggu (20/1).  Ke-10 hafiz tersebut terdiri dari 5 santri putra dan 13 santri putri yang berhasil menghafalkan 30 juz dalam Al Qur'an.

Pengasuh Ponpes Andalusia, ustad Afit Juliet Nurcholis mengatakan, wisuda ini merupakan khotmil quran yang ketiga kalinya. Wisuda yang pertama diikuti oleh 20 orang santri dan yang kedua ada 10 santri yang telah mampu menghafal Alquran 30 juz.

"Wisuda ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Ponpes Andalusia dan Banjarnegara," katanya.

Dia berharap para santri yang telah diwisuda tetap istiqamah dalam menjaga Alquran sebagai kalam Illahi dan mesyiarkan nilai-nilai di dalamnya kepada masyarakat.

"Semoga kehadiran para hafidz dan hafidzah ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Afit berharap, mennginjak usia yang keena ini Ponpes Andalusia Banjarnegara semakin baik maju. Ponpes ini menerima kurang lebih sebanyak 100 santri setiap tahun. Untuk tahun 2019, kuota santri baru sudah terpenuhi. Bahkan beberapa ada yang berasal dari luar Jawa, seperti Medan dan Nusa Tenggara.

Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin memberi apresiasi pada santri yang diwisuda serta para pengurus dan pengajar di Ponpes Andalusia. Dia berpesan agar para santri yang telah diwisuda agar mampu menjadi teladan dan menyebarluaskan ilmu yag dimiliki untuk menggugah masyarakat memahami tentang pentingnya Alquran sebagai tuntunan hidup.

"Alquran adalah tuntunan bagaimana kita hidup untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat," terangnya

Lebih lanjut, Wabup Syamsudin menyampaikan bahwa kehadiran Ponpes di tengah-tengah masyarakat diharapkan mampu membawa pencerahan serta bisa menjadi benteng moral bagi generasi muda.

"Hal ini pasti juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Banjarengara," tuturnya. 


(Castro Suwito/CN39/SM Network)