• KANAL BERITA

Lokasi Paling Jauh, Pedagang Buah Mengeluh

PASANG SPANDUK: Sejumlah petugas pasar membantu pedagang memberi tanda berupa spanduk, di Jalan Moh Saleh Wedisastro, Banjarsari, Solo, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/M Ilham Baktora)
PASANG SPANDUK: Sejumlah petugas pasar membantu pedagang memberi tanda berupa spanduk, di Jalan Moh Saleh Wedisastro, Banjarsari, Solo, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/M Ilham Baktora)

SOLO, suaramerdeka.com - Pedagang buah di sekitar Taman Setabelan, Jalan Moh Saleh Wedisastro, Banjarsari Solo, mengeluh lantaran lokasi darurat tempat mereka berjualan posisinya paling jauh dibanding pasar darurat lain.

Karenanya, mereka meminta kios dilengkapi tanda jualan berupa spanduk atau penunjuk lain. Tanda atau petunjuk itu diperlukan lantaran lokasi mereka jauh dari Pasar Legi, sehingga pembeli tidak mengetahui lokasi itu.

Lurah Pasar Legi, Marsono mengakui pedagang buah di sekitar taman Setabelan mengeluh karena berada jauh dari Pasar Legi. Namun pihaknya terus memberikan solusi dan membantu mempromosikan lokasi mereka kepada masyarakat.

‘’Salah satunya memasang spanduk di sisi timur dan barat Jalan Moh Saleh agar pengendara yang melintas berkunjung dan berbelanja di zonasi buah-buahan itu,’’ kata Lurah Pasar Legi, Marsono, Jumat (18/1).

Marsono mengaku, lokasi pasar darurat tersebut paling jauh dibanding pasar darurat lain. Maka dari itu, prioritas terhadap kios dan los di kawasan taman tersebut menjadi salah satu upayanya menghidupkan zona buah-buahan di sekitar Taman Setabelan.

‘’Lokasinya memang cukup jauh, namun sebagai pengelola pasar, menjadi tugas kami untuk mempromosikan dan membantu pedagang agar mendapatkan pembeli baru atau mengajak pedagang langganan mereka singgah di kawasan ini,’’ kata Marsono.

Tak hanya itu, permintaan pedagang untuk mengubah arah muka los yang menghadap utara di dalam kawasan taman sudah diubah ke selatan.’’Namun konsistensi pedagang berjualan di kawasan tersebut harus dilakukan.’’

Sejumlah spanduk telah terpasang, beberapa di antaranya bertuliskan Ayo Berbelanja ke Pasar Tradisional, Pasar Darurat Pasar Legi. Selain itu spanduk-spanduk tersebut memberi tahu barang jualan seperti buah pisang, kolang-kaling dan buah-buahan lainnya.


(M Ilham Baktora/CN39/SM Network)