• KANAL BERITA

Enam Atlet Kodam IV/Diponegoro Terima Piagam Penghargaan

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Atlet Kodam IV/Diponegoro. Atlet-atlet tersebut berhasil menorehkan prestasi pada Kejuaraan Nasional Ateltik Piala Panglima TNI yang ke-VI di Surabaya. (Foto: suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)
Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Atlet Kodam IV/Diponegoro. Atlet-atlet tersebut berhasil menorehkan prestasi pada Kejuaraan Nasional Ateltik Piala Panglima TNI yang ke-VI di Surabaya. (Foto: suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi mengapresiasi enam Atlet Kodam IV/Diponegoro atas keberhasilannya menorehkan prestasi. Keenam atlet tersebut berprestasi pada Kejuaraan Nasional Ateltik Piala Panglima TNI yang ke-VI di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Mereka adalah Yuaris Diyanto peraih juara Cabang Olaharaga (Cabor) tolak peluru, Rusmanto juara satu Cabor lempar lembing, Vidya Ayu Irniasari meraih runner up pada Cabor lompat jangkit, Septiana Dita Sari menjadi runner up Cabor lari 5.000 meter, Ambar Winarsih berhasil menempati peringkat ketiga Cabor lari 800 meter, dan Feni Ambrilia Wulan Sari meraih peringkat tiga Cabor tolak peluru.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada official dan koordinator pelatih, Mayor Kav Bangun Pranoto. Piagam penghargaan dan uang pembinaan diberikan di Lapangan Parade Kodam IV/Diponegoro, usai upacara tujuhbelasan, Kamis (17/1).

''Prestasi yang telah diraih, hendaknya tidak menjadikan lupa diri, besar kepala, angkuh, dan sombong. Namun, semua itu harus disyukuri. Caranya, dengan berlatih, berlatih, dan terus berlatih, agar ke depan dapat berprestasi lebih baik lagi,'' pesan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Sebelumnya, orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro tersebut membacakan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Dikatakan, Pesta Demokrasi 2019 merupakan even akbar nasional yang menjadi perhatian utama semua pihak. Untuk itu, harus dapat dipastikan agar berjalan lancar, aman, damai, dan sukses.

''Stabilitas nasional harus tetap terjaga sebelum, selama, dan setelah pemilihan tersebut. TNI juga tidak boleh lengah dan harus selalu waspada terhadap perkembangan situasi lainnya,'' papar dia.

Kondisi regional dan global, baik terkait langsung maupun tidak langsung, lanjut dia, tidak boleh luput dari pengamatan dan antisipasi TNI. Ancaman terorisme, separatisme, radikalisme, serta berbagai ancaman kejahatan lintas negara harus dapat diatasi dengan baik.

''Demikian pula, kemungkinan terjadinya bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat harus memiliki kesadaran terhadap potensi dan penanggulangan bencana alam, mengingat kondisi geografis yang ada di Indonesia,'' tutur dia.

Disebutkan, Pilkada serentak 2018 telah berhasil dilaksanakan dengan aman, lancar, dan sukses. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari Netralitas TNI dan sumbangsih pengamanan yang dilaksanakan. Untuk itu, netralitas TNI harus kembali ditunjukkan pada Pemilu 2019.

''Saya perintahkan seluruh prajurit dan PNS TNI berpegang teguh pada pedoman netralitas yang telah dicanangkan. Jangan terpengaruh pada berbagai isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pegang teguh rantai komando dan laporkan kepada komandan satuan bila menemui kendala,'' serunya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam amanatnya juga menyampaikan, seluruh personel TNI akan merasakan beratnya tugas yang ditanggung bila tidak menyadari mulianya tugas yang tengah diemban.

''Sadarilah bahwa jerih payah para prajurit dan PNS TNI juga menjadi ibadah dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. Selain itu dalam setiap pelaksanaan tugas pokoknya, TNI harus bersatu dan manunggal bersama rakyat. TNI adalah bagian dari rakyat, dan kemanunggalan TNI dan rakyat adalah marwah NKRI sejak negeri ini berdiri,'' pungkasnya.


(Muhammad Arif Prayoga/CN41/SM Network)