• KANAL BERITA

UMKM dan Pro-Mecc Kenalkan Konsep Pasar Seni Magelang

Salah satu peserta serius membuat pola dalam lomba mural yang diadakan dalam rangka soft opening Pasar Seni Magelang (PSM) di kompleks Skylight Plaza Magelang. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
Salah satu peserta serius membuat pola dalam lomba mural yang diadakan dalam rangka soft opening Pasar Seni Magelang (PSM) di kompleks Skylight Plaza Magelang. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Sekumpulan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bekerja sama dengan Pro-Mecc Manajemen mengenalkan konsep Pasar Seni Magelang (PSM) di kompleks Skylight Plaza Jalan Tentara Pelajar Magelang. Rencana, PSM akan resmi dibuka pada bulan Februari mendatang.

Sebelumnya, dalam rangka soft opening, Pro-Mecc Manajemen dan pelaku UMKM mengundang sejumlah pelajar SMA sederajat se-Kota Magelang untuk mengikuti lomba mural dan melukis lampion bertema Gemuruh Magelang, Sabtu (12/1). Tercatat ada 11 SMA sederajat yang turut dalam kompetisi.

Wakil Ketua Panitia Lomba, Tri Jatmiko mengatakan, dibukanya Pasar Seni Magelang bukan tanpa alasan. Salah satu alasan kuat adalah belum adanya wahana untuk menampung semua hasil karya UMKM yang bernilai seni di Kota Magelang.

"Kami pun berinisiatif membuat pasar seni sebagai tempat penjualan bermacam-macam karya seni, seperti kerajinan, lukisan, batik, souvernir, dan lainnya, bahkan kuliner khas," ujarnya, di sela acara.

Guna mendukung konsep PSM ini, Jatmiko merasa perlu suasana Skylight Plaza mendapat sentuhan seni. Maka, dibuatlah mural di tiap sudut kompleks dengan cara dilombakan. Para pelajar peserta lomba pun terlihat antusias melukis aneka gambar di tembok plaza tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan kita akan membuat event kembali dengan tema berbeda. Mungkin tema lombanya nanti karawitan atau tema-tema yang berbau kesenian lainnya," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina, yang hadir dalam soft opening mengaku, sangat mengapresiasi para pemuda yang menyelenggarakan lomba mural dan lukis lampion ini. Ia pun menyambut baik rencana adanya Pasar Seni Magelang yang akan resmi dibuka pada Februari mendatang.

"Saya rasa bagus anak-anak muda mulai dibiasakan dengan kompetisi di bidang seni, seperti mural dan lukis lampion ini. Kalau bisa jangan setahun sekali, tapi bisa dua-empat kali dalam satu tahun agar skill di bidang seni makin terasah," paparnya.

Dia juga berharap rencana PSM dapat terwujud dan bisa menjadi ajang unjuk gigi karya seni khas Magelang. Adanya PSM ini dinilainya akan strategis sebagai daya tarik baru di Kota Sejuta Bunga.

"Harapannya para wisatawan yang datang bisa mampir di pasar ini dan belanja aneka barang seni khas Magelang sebagai oleh-oleh," ungkapnya.


(Asef Amani/CN40/SM Network)