• KANAL BERITA

Lewat Buku 'Hijrah', Amien Kritik Revolusi Mental

Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meluncurkan buku berjudul 'Hijrah: selamat tinggal revolusi mental, selamat datang revolusi moral'. Lewat bukunya, Amien mengkritik program Revolusi Mental yang digaungkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Jadi menurut saya, Revolusi Mental Pak Jokowi itu memang tidak jelas, tidak ada dokumen autentik yang sebetulnya," kata Amien saat peluncuran buku itu di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/1).

Peluncuran buku ini dihadiri Sekjen PAN Eddy Soeparno, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo, Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, Mantan Komisioner KPU Chusnul Mariyah dan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Amien berpendapat, rezim Jokowi tidak punya kompas moral selama empat tahun berjalan. Sehingga, menurutnya, banyak menebar kebohongan.

"Jadi sepertinya itu enteng kalau orang tidak punya kompas moral itu berjanji sebanyak mungkin, itu enggak apa-apa, kemudian bohong pun enggak apa-apa, karena enggak punya kompas moral kemudian jadi permisif," kata Amien.

Sementara itu, Dradjad mengomentari Revolusi Mental telah gagal dari sisi ekonomi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan.

"Selain karena janji-janji banyak yang tidak dipenuhi, tapi selain esensi dari bukunya Pak Amien ini itu adalah unsur ketidakadilan ekonomi sangat luar biasa terjadi. Di dalam buku Pak Amien ini, salah satu unsur kunci dari revolusi moral adalah kita memberantas ketidakadilan," kata Dradjad.


(Mahendra Bungalan/CN26/SM Network)