• KANAL BERITA

Puncak Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Perhatikan Drainase

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengimbau masyarakat untuk memerhatikan kondisi drainase di lingkungannya. Memsuki puncak musim hujan, aliran air yang tersumbat bisa menjadi salah satu pemicu longsor.

Bupati mengatakan, banyak kasus longsor terjadi akibat drainase yang tersumbat. Terhambatnya aliran pembuangan air hujan akan menyebabkan timbulnya genangan air. Selain memicu banjir, kondisi ini juga bisa memicu longsor. "Sehingga peranan warga sangat penting menjaga kebersihan lingkungan agar aliran air hujan lancar," katanya.

Menurutnya, puncak musim hujan di wilayah Banjarnegara diperkirakan akan terjadi pada akhir Januari hingga awal Februari. Hal ini patut diwaspadai, terutama masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.

"Kami terus melakukan komunikasi dengan BMKG, untuk mengetahui perkembangan cuaca yang sebagai peringatan dini dan antisipasi kebencanaan," terangnya.

Dikatakan, sebagai daerah yang rawan bencana masyarakat Banjarnegara diharapkan semakin sadar potensi bencana di wilayah masing-masing. Upaya ini diharapkan akan mengurangi risiko yang terjadi akibat bencana alam. "Terutama wilayah atas harus lebih waspada," tandasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara Arief Rahman menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui BPBD Jateng dalam tahun 2018 telah menyalurkan dana bantuan sosial hingga Rp 4,23 miliar untuk korban bencana  di tiga kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Wanayasa sebanyak 95 keluarga, Kecamatan Pagentan 85 keluarga dan Kalibening sebanyak 238 keluarga dan lima tempat ibadah. "Masing-masing menerima Rp 10 juta," ujarnya. 


(Castro Suwito/CN26/SM Network)