• KANAL BERITA

Lurah Diwanti-wanti, Hati-hati Kelola Dana Kelurahan

Komisi I DPRD menggelar rapat koordinasi dengan seluruh camat dan lurah di Kota Tegal. (Foto: suaramerdeka.com/Wawan Hudiyanto)
Komisi I DPRD menggelar rapat koordinasi dengan seluruh camat dan lurah di Kota Tegal. (Foto: suaramerdeka.com/Wawan Hudiyanto)

TEGAL, suaramerdeka.com - Komisi I DPRD wanti-wanti kepada seluruh camat dan lurah se-Kota Tegal untuk berhati-hati dalam mengelola dana kelurahan. Seperti halnya dana desa, tahun ini kelurahan-kelurahan Kota Tegal juga mendapat dana sekitar Rp 9,52 miliar untuk 27 kelurahan.

"Kami ingatkan agar dana kelurahan dipergunakan dengan hati-hati dan bisa dipertanggungjawabkan sesuai peruntukan serta aturan," tegas Ketua Komisi I DPRD, Heri Budiman saat rapat kerja dengan para camat dan lurah membahas dana kelurahan di ruang Komisi I DPRD, Jumat (11/1).

Menurut dia, jumlah dana masing-masing kelurahan tidak sama. Dari 27 kelurahan jumlah penerima terbanyak yaitu Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur Rp 488,34 juta dan penerima terkecil Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan Rp 297,84 juta.

"Dana kelurahan yang akan turun digunakan 70 persen untuk pembangunan fisik dan 30 persen untuk nonfisik," katanya.

Sekretaris Bapeda Kota Tegal, Kelik Haryono menyampaikan, dalam dana kelurahan pihak kecamatan yang menyusun rencana kerja dan anggaran atas usulan lurah selaku kuasa pengguna anggaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara Camat Tegal Selatan, Budi Saptaji mengusulkan, untuk pembangunan melibatkan masyarakat sekitar dan menyesuaikan kebutuhan di wilayah kelurahan masing-masing.

Camat Tegal Timur, Zaenal Ali Mukti menambahkan, lurah harus siap menerima dana tersebut, namun butuh waktu untuk mempelajari karena pihak kecamatan baru menerima materi dan langsung pembahasan dengan DPRD.

Sementara Plt Camat Margadana, Agus Santoso mengaku kekurangan SDM di beberapa kelurahan, seperti Kantor Kelurahan Pesurungan Lor hanya ada tiga staf.


(Wawan Hudiyanto/CN41/SM Network)