• KANAL BERITA

Satpol PP Tutup Minimarket Watukelir

DISEGEL : Petugas Satpol PP menyegel minimarket di Watukelir, Kecamatan Weru. (Sm/Heru Susilo)
DISEGEL : Petugas Satpol PP menyegel minimarket di Watukelir, Kecamatan Weru. (Sm/Heru Susilo)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com - Satu minimarket di Watukelir, Kecamatan Weru ditutup oleh Satpol PP Sukoharjo, kemarin karena izin operasional telah habis dan tidak diperpanjang Pemkab.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo mengatakan penutupan minimarket dilakukan tim dengan melibatkan Satpol PP, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu dan instansi terkait.

"Kami sudah cek terkait dengan masa izinnya ternyata sudah habis tetapi masih operasional. Tim kami datang melakukan penutupan," terang Heru.

Dalam penutupan tersebut petugas menjelaskan pada karyawan agar listrik dimatikan dan menutup akses transaksi jual beli. Selain itu petugas juga menutup pintu toko dan memasang garis pembatas belum berizin.

Petugas juga meminta tidak ada aktivitas jual beli selama terpasang garis pembatas tersebut.  "Kami sudah minta kepada seluruh karyawan untuk tidak melakukan aktivitas jual beli apa pun," katanya.

Menurt Heru, pengawasan akan terus dilakukan terhadap minimarket yang sudah ditutup dan tidak berizin. Pengawasan ini dilakukan guna memantau kondisi minimarket tersebut apakah masih nekat beroperasi atau tutup. 

Berdasarkan catatan terdapat 38 minimarket di Kabupaten Sukoharjo yang habis izin operasionalnya di tahun ini. Di satu sisi, Pemkab menegaskan tidak memperpanjang izin operasional minimarket tersebut dan memperpanjang moratorium hingga 2030 mendatang.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menargetkan zero atau nol untuk minimarket modern di Kabupaten Sukoharjo. Namun Pemkab memberi kelonggaran terhadap pendirian pusat perbelanjaan untuk didirikan di Kabupaten Sukoharjo, terutama wilayah Solo Baru Grogol.


(Heru Susilo/CN34/SM Network)