• KANAL BERITA

Petani Harus Mampu Kuasai Teknologi

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Petani dituntut untuk bisa berinovasi agar mampu bersaing di era pasar bebas. Penguasaan dan penerapan teknologi menjadi suatu hal yang mutlak sehingga regenerasi petani tidak terputus.

Hal tersebut menguat dalam Kopi Darat Petani Indonesia di Kampung Gagot, Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara. Kegiatan tersebut diikuti oleh petani dari berbagai daerah yang didominasi oleh petani muda.

Ketua Warung Tani Indonesia, Amrullah mengatakan, kualitas produk pertanian dari Banjarnegara sebenarnya tidak kalah dengan daerah lain. Bahkan, beberapa komoditas dinilai layak untuk masuk ke pasar ekspor.

"Pemasaran menjadi kendala klasik. Ini karena kurangnya pengetahuan petani mengenai pemasaran produk di era teknologi informasi," katanya.

Selain itu, petani juga masih lemah dalam penguasaan teknologi, khususnya pascapanen. Sehingga, saat hasil melimpah dan harga anjlok, petani tidak bisa berbuat lebih. Selama ini petani hanya mengandalkan penjualan hasil panen kepada tengkulak.

"Jadi, saat panen melimpah petani bingung mau diapakan," terangnya.

Forum ini menjadi wadah bertemunya para petani untuk membahas berbagai persoalan yang kerap dihadapi petani. Diharapkan, forum ini menjadi salah satu pemantik untuk mendapatkan solusi untuk mengoptimalkan potensi di bidang pertanian.

"Pertemuan ini menjadi sarana sinau bareng tentang agrobisnis dan mendorong semangat orang-orang yang berkomitmen memajukan pertanian," jelasnya.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banjarnegara, Akhmad Fajar menyatakan, kendala lain yang dihadapi petani yakni penguasaan teknologi. Mayoritas petani masih menggunakan cara konvensional dalam proses produksi dan pascaproduksi. Penerapan teknologi dalam pertanian akan menekan biaya produksi dan mengoptimalkan hasil.

"Penerapan teknologi juga akan menumbuhkan ketertarikan generasi muda untuk menekuni bidang pertanian," imbuh Fajar.

Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin menegaskan, petani merupakan pejuang penyedia kebutuhan pangan masyarakat. Forum ini diharapkan akan merajut jejaring para petani untuk terus memajukan bidang pertanian.

Pemkab Banjarnegara berkomitmen untuk memajukan pertanian dan mendampingi petani. Dinas Pertanian dan Perikanan akan fokus pada sektor produksi sedangkan Dinas Perindustrian Perdagagangan Koperasi dan UMKM fokus pada pascaproduksi dan pemasaran.


(Castro Suwito/CN39/SM Network)