• KANAL BERITA

Ganjar: Mendikbud Dukung Penghapusan SKTM di PPDB

 Acara Mas Ganjar Menyapa di Puri Gedeh Semarang. (suaramerdeka.com/ Nugroho Wahyu Utomo)
Acara Mas Ganjar Menyapa di Puri Gedeh Semarang. (suaramerdeka.com/ Nugroho Wahyu Utomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kasus maraknya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) palsu pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun lalu, membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menghapus SKTM di PPDB. Gagasan itu merupakan hasil evaluasi sektor pendidikan Jawa Tengah 2018.

"Maraknya SKTM palsu saat itu, di mana orang kaya mengaku miskin, pada akhirnya saya mengimbau pada orang tua agar jangan mendidik anaknya jadi pembohong," kata Ganjar Pranowo, dalam acara Mas Ganjar Menyapa yang digelar MNC Trijaya FM Semarang, dengan tema: PPDB Tanpa SKTM, di Puri Gedeh Semarang, Selasa (8/1).

Terkait penghapusan SKTM di PPDB, pada awalnya Ganjar menerima kritikan dari orang tua murid terkait maraknya SKTM palsu. "Saya akui khilaf dan kemudian dilakukan langkah perbaikan sistem. Pada awalnya sekolah-sekolah, saya imbau untuk verifikasi data, untuk mengecek kondisi calon siswa sekolah yang mendaftar. Kemudian baru tahun ini dilakukan penghapusan SKTM di PPDB," jelasnya.

Kemudian, pasca penghapusan SKTM di PPDB, nantinya siswa tidak mampu akan mendapatkan bea siswa.

Mengetahui gagasan penghapusan SKTM di PPDB, Ganjar menandaskan, bahwa mendikbud mendukung gagasan ini. "Waktu sambil bersalaman, Mendikbud, Muhadjir Effendy mengatakan, saya dukung gagasan ini," tandasnya.

 


(Nugroho Wahyu Utomo/CN40/SM Network)