• KANAL BERITA

PT Mazzoni Java Utama Luncurkan Produk Baru

Setahun Harus Ada Produk Baru

PRODUK BARU: Peluncuran produk baru mayonnaise dari PT Mazzoni Java Utama di Solo, Sabtu (5/1). (suaramerdeka.com / Langgeng Widodo)
PRODUK BARU: Peluncuran produk baru mayonnaise dari PT Mazzoni Java Utama di Solo, Sabtu (5/1). (suaramerdeka.com / Langgeng Widodo)

SOLO, suaramerdeka.com - Melengkapi produk yang sudah ada yakni saus BBQ, Lada Hitam, Mayonnaise Original, PT Mazzoni Java Utama (anak perusahaan PT Gujati Utama), Sabtu (5/1), meluncurkan saus mayonnaise pedas dan saus keju. "Meski banyak distributor dan mitra kerja yang sudah pesan untuk bisa menjual, namun produk baru itu baru dilempar ke pasaran mulai Bulan Maret," kata Direktur Utama PT Gujati Utama Agung Sushena, di sela-sela peluncuran.

Peluncuran dan pengenalan produk baru Mazzoni dilakukan di sela-sela acara early meeting (pertemuan awal tahun) bersama karyawan Gujati group di Swiss-Bell Solo, Sabtu (5/1). Acara itu untuk mengevaluasi kinerja tahun lalu dan merumuskan program kerja tahun 2019.

Selain meluncurkan dua produk baru mayonnaise, dalam kesempatan itu juga diperkenalkan produk susu Helios dalam kemasan renteng. "Harapannya, tiap tahun ada produk baru yang kami luncurkan," kata Agung.

Aini Syarifah, General manajer  PT Mazzoni Java Utama menambahkan, selain dijual pada masyarakat secara langsung sebagai bumbu tambahan untuk memperenak makanan yang disantap, mayonnaise dan bumbu dapur juga dijual ke UMKM dan industri makanan dalam ukuran besar. Belakangan permintaan dari pelaku usaha meningkat seiring maraknya bisnis kuliner.

"Semua mayonnaise yang kami produksi, tanpa bahan kimia. Untuk telur, yang menjadi salah satu bahan baku pembuatan mayonnaise, didatangkan dari produsen telur segar. Sedang bumbu-bumbu lainnya juga menggunakan bahan yang masih segar. Sebelum memproduksi bumbu seperti mayonnaise ini, kami telah lama bekecimpung dalam pembuatan jamu, sehingga kami tahu tempat-tempat bahan baku segar yang kami jadikan bumbu," kata Aini.

Agung mengaku, pihaknya terus berkomitmen untuk berinovasi menciptakan produk yang mampu menembus pasar lokal maupun manca negara. Dia tengah menjajaki ekspor ke Timur Tengah baik untuk produk jamu maupun bumbu penyedap. "Untuk ekspor ke Singapura sudah kami lakukan, untuk penjualan ke Malaysia dilakukan distributor atau mitra kerja di Medan," katanya.


(Langgeng Widodo/CN26/SM Network)