• KANAL BERITA

Bandara Jenderal Ahmad Yani Sambut Penumpang Pertama di 2019

Penumpang internasional pertama yang mendarat di Bandara Jenderal Ahmad Yani disambut dengan kalungan selendang batik, Selasa (1/1). (suaramerdeka.com /dok)
Penumpang internasional pertama yang mendarat di Bandara Jenderal Ahmad Yani disambut dengan kalungan selendang batik, Selasa (1/1). (suaramerdeka.com /dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) menyambut kedatangan penumpang dan crew pesawat pertama yang landing di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan menggunakan pesawat Citilink QG 140 tujuan Jakarta-Semarang pada pukul 05.59 WIB, Selasa (1/1).

Para penumpang diberikan kain batik yang disertai kalungan bunga dan pembagian 200 tangkai bunga mawar. Sedangkan crew pesawat diberikan kain batik dan selendang batik yang disertai kalungan bunga.

PTS General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Cecep Marga Sonjaya mengatakan, penyambutan penumpang ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun sebagai bentuk ucapan terima kasih. “Penyambutan penumpang dan crew pesawat yang pertama landing di Bandara Jenderal Ahmad Yani rutin dilaksanakan setiap pergantian tahun sebagai bentuk ucapan terima kasih karena telah landing di bandara kebanggaan masyarakat Jawa Tengah, juga sebagai ucapan selamat tahun baru 2019,” katanya.

Tak hanya penyambutan untuk penumpang domestik pertama, juga dilakukan penyambutan untuk penumpang penerbangan internasional pertama yang landing di Bandara Jenderal Ahmad Yani dengan pesawat Air Asia AK 328 tujuan Kuala Lumpur-Semarang pada pukul 08.30 WIB.

Penyambutan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Urip Sihabudin, beserta jajaran didampingi perwakilan dari DPD PHRI Jawa Tengah, DPD ASPPI Jawa Tengah, DPD HPI Jawa Tengah, DPD AWAI Jawa Tengah dan GPPI Jawa Tengah.

“Kegiatan penyambutan penumpang di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang merupakan bentuk sinergi antara PT Angkasa Pura I (Persero) dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah karena kami memiliki tujuan untuk menarik wisatawan yang ingin berkunjung dan berwisata ke Jawa Tengah,” ujar Urip.

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng pada 2019 ini akan menggarap wisata Jawa Tengah dengan memperbanyak menggunakan sistem Direct Selling di beberapa kota seperti di Bali, Sulawesi, Makasar, Bandung, Sumatra dan rencananya di Palembang. Karena menurutnya pangsa Nusantara juga cukup besar selain juga luar negeri.


(Cun Cahya/CN40/SM Network)