• KANAL BERITA

Besar Kerugian Kebakaran Pasar Kaponan Sementara Rp 800 Juta

Petugas Damkar tenga berusaha memangkas api yang meluluhlantakkan dua los dan 57 kios Pasar Kaponan, Pakis, Magelang. (suaramerdeka.com/Tuhu Prihantoro)
Petugas Damkar tenga berusaha memangkas api yang meluluhlantakkan dua los dan 57 kios Pasar Kaponan, Pakis, Magelang. (suaramerdeka.com/Tuhu Prihantoro)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang, Heri Prawoto mengemukakan, penyebab kebakaran Pasar Kaponan, Pakis, Senin (31/12) jam 02.57 WIB, diduga keras akibat korsleting listrik.

"Besarnya kerugian untuk sementara diperkirakan Rp 800 juta," katanya.

Ia mengemukakan, korsleting listrik terjadi di salah satu kios dalam Pasar Kaponan, sehingga mengangkibatkan timbulnya api dan membakar di sekitarnya. Kebakaran terjadi jam 02.57 WIB.

"Regu Piket Damkar setelah menerima laporan langsung mempersiapkan peralatan dan personel, kemudian berangkat ke lokasi untuk pemadaman," tuturnya.

Setelah sampai lokasi personel dengan cepat dapat memangkas api, sehingga tidak merembet ke kios lainnya. Pada jam 06.00 WIB diketahui 57 kios terbakar. Sedangkan 106 kios di samping objek terbakar dapat terselamatkan.

Seperti diketahui, dua los dan 57 kios terbakar. Polisi menyelidiki penyebab pasti kebakaran itu. Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM memastikan jumlah pedagang yang menjadi korban kebakaran dan besarnya kerugian mereka.

Bupati Magelang Zaenal Arifin memerintakan DPU PR untuk membangun pasar darurat agar para korban bisa tetap berjualan di Pasar Kaponan.


(Tuhu Prihantoro/CN40/SM Network)