• KANAL BERITA

Tepati Janji, Mahathir Segera Serahkan Jabatan ke Anwar Ibrahim

Foto Istimewa
Foto Istimewa

MALAYSIA, suaramerdeka.com - Perdana Menteri Mahathir Mohamad akan segera menepati janjinya saat kampanye pemilu Malaysia tahun lalu. Dirinya hanya akan menjadi kepala pemerintahan selama dua tahun.

Mahathir kembali menyinggung komitmennya tersebut, pada rapat kerja tahunan Partai Pribumi Bersatu Malaysia yang dipimpinnya.

"Ada permintaan untuk PM tua ini melanjutkan tugasnya. Saat kami menjadi oposisi dan berkeinginan untuk menumbangkan mereka yang kleptokrat, kami tahu kami tak akan berhasil bila hanya mengandalkan suara pemilih, tanpa partai lain kami tak akan sukses," sebut Mahathir seperti dikutip dari The Star, Senin (31/12).

"Kami menang karena koalisi (dengan Anwar Ibrahim) dan untuk membuat koalisi kami pasti beruding terlebih dulu. Salah satu syaratnya adalah PM hanya bisa untuk sementara waktu," kata dia.

Saat Malaysia menggelar pemilu 2018 lalu, anggota koalisi Pakatan Harapan sepakat  mengusung Mahathir jadi PM namun, membatasi masa jabatan dua tahun. Setelah itu, Mahathir harus menyerahkan jabatan PM ke Presiden PKR Anwar Ibrahim.

Mahathir pun dalam pidatonya di depan anggota dan simpatisan Partai Pribumi mengingatkan bahwa ia adalah orang yang bisa menjaga komitmen. Meski demikian, Mahathir tak menampik beberapa orang dekatnya di Partai meminta dirinya tetap menjadi PM hingga akhir masa jabatan.

"Pengorbanan yang kita buat telah membuahkan hasil. Dalam perjuangan ada memberi dan menerima. Jika kita keras kepala maka kita akan hancur dan tidak akan mendapat apa yang diinginkan," jelasnya.

Usai menyampaikan pidatonya, di konferensi pers, Mahathir tak memberikan jawaban jelas kapan akan mengundurkan diri dari jabatan PM. Ia hanya menyebut, komunikasi dengan Anwar Ibrahim tetap berjalan lancar.

"Saya saat ini peduli dengan kesehatan saya. Saya tadi malam makan dengan Anwar Ibrahim dan tidak membicarakan (pengunduran) itu. Ia (Anwar Ibrahim) terlihat nyaman dan yakin saya akan memberikan tongkat estafet ini kepada dia," pungkas Mahathir.


(KMP/CN19/SM Network)