• KANAL BERITA

Jumlah Penumpang Pelabuhan Merak Meningkat Jelang Nataru

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

BANTEN, suaramerdeka.com - Memasuki masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 jumlah penumpang di Pelabuhan Merak Banten mengalami peningkatan sejak Jumat kemarin.

Pada Sabtu malam (22/12), Pelabuhan Merak diperkirakan masih dipadati masyarakat yang akan menyeberang ke Lampung.

Diprediksi akan ada 865.771 orang yang akan menyeberang. Jumlah ini naik sekitar 5 persen dibandingkan realisasi yang sama tahun lalu sebanyak 824.544 orang. Puncak arus mudik libur Natal diperkirakan terjadi malam ini.

Dari pendataan, ada sebanyak 135.287 unit kendaraan roda empat yang telah masuk Merak sejak sore tadi. Jumlah ini juga naik dari tahun lalu sebanyak 128.845 unit. Sementara roda dua mencapai 33.998 unit atau naik 5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 32.379 unit sepeda motor.

"Puncak arus berangkat Natal diperkirakan jatuh pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu (22-23 Desember) dan jelang Tahun Baru, pada Sabtu-Minggu (29-30 Desember). Diprediksi, pada puncak arus tersebut akan terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan," kata Dirut PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Merak, Ira Puspadewi, Sabtu malam (22/12).

Sementara untuk bongkar muat penumpang dan kendaraan, dari biasanya hanya satu jam, diperpendek menjadi 45 menit. Sedangkan lama berlayarnya maksimal dua jam.

"(Kami) pengoperasian kapal ukuran besar saat peak hour, dan menyiapkan tempat istirahat di pelabuhan, jika penumpang harus menunggu lebih lama sebelum melanjutkan perjalanan," ujar Ira.

Meski begitu, penumpang diimbau untuk tidak menyeberang di malam hari, guna menghindari penumpukan penumpang pejalan kaki dan kendaraan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.

Jika terjadi penumpukan kendaraan di dalam Pelabuhan Merak, maka Jalan Cikuasa Atas akan dijadikan kantung parkir.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa, agar tidak menyeberang pada malam hari. Hal ini agar dapat terhindar dari potensi kepadatan arus penumpang maupun kendaraan," lanjut Ira. 


(Viva/CN39/SM Network)