• KANAL BERITA

Mendesak, Kebutuhan Lemari Pendingin Jenazah di RSUD Bumiayu

RSUD Bumiayu di Jalan KH Ahmad Dahlan Bumiayu, Brebes.  (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)
RSUD Bumiayu di Jalan KH Ahmad Dahlan Bumiayu, Brebes. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)

BUMIAYU, suaramerdeka.com - RSUD Bumiayu, Brebes membutuhkan lemari pendingin jenazah. Fasilitas tersebut sangat mendesak lantaran RSUD sering mendapat jenazah titipan yang harus disimpan dulu di kamar jenazah.

Direktur RSUD Bumiayu dr Ali Budiarto mengatakan sebagai rumah sakit milik pemerintah kabupaten, RSUD Bumiayu sering menerima titipan jenazah baik korban kecelakaan, korban kriminal dan jenazsah tak dikenal."Lemari pendingin dibutuhkan agar jenazah awet," katanya.

Untuk beberapa kasus yang berkaitan dengan penyelidikan kepolisian, jenazah harus disemayamkan hingga satu dua hari. Korban kecelakaan terkadang membutuhkan penyimpanan sampai diambil oleh keluarganya."Inilah mengapa kebutuhan lemari pendingin untuk penyimpanan mayat sangat mendesak," ujarnya.

Melihat pentingnya manfaat lemari pendingin, Ali berharap pemkab dapat mengalokasikan anggaran untuk mewujudkan fasilitas tersebut."Kebutuhan anggaran untuk empat pintu lemari pendingin berkisar Rp 800 juta," katanya.

Bantuan Pemkab, lanjutnya, diperlukan karena saat ini RSUD Bumiayu saat ini masih menanggung biaya operasional lantaran BPJS masih nunggak."Tunggakan BPJS hingga Desember ini Rp 2,94 miliar," ujarnya.

Meski ada tunggakan BPJS, pelayanan masyarakat tetap lancar dan tidak berpengaruh. Pasien yang menggunakan BPJS juga tetap dilayani dengan baik."Pelayanan tetap jalan dan kita tingkatkan, termasuk untuk pasien BPJS," kata Ali.


(Teguh Inpras Tribowo/CN26/SM Network)