• KANAL BERITA

Masyarakat Diminta Ikut Merawat Taman 1000 Lampu Cepu

ALAT BERAT : Selender kuno atau alat berat pekerjaan umum dipajang di Taman Seribu Lampu Cepu. Masyarakat diminta ikut merawat taman tersebut. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
ALAT BERAT : Selender kuno atau alat berat pekerjaan umum dipajang di Taman Seribu Lampu Cepu. Masyarakat diminta ikut merawat taman tersebut. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

BLORA, suaramerdeka.com - Pemkab Blora mengharapkan para pedagang kaki lima (PKL) serta warga ikut menjaga dan merawat Taman 1000 Lampu Cepu yang baru selesai diperbaiki. Imbauan tersebut dikeluarkan menyusul adanya salah satu tiang lampu taman yang patah dan kaca pelindungnya pecah belum lama ini.

Diduga, lampu yang berada di dekat ornamen selender itu rusak oleh oknum pengunjung yang tidak bertanggungjawab.

"Kami mendapatkan kabar ada pengunjung yang naik ke taman dengan sepeda motornya. Mungkin sepeda motornya menyenggol tiang lampu itu sehingga rusak," ujar Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, Syamsul Arif melalui Kepala Bidang Kelistrikan dan Pertamanan, Langgeng Warsito, kemarin.

Meski tiang lampu tersebut akan segera diperbaiki oleh kontraktor pembangunan Taman 1000 Lampu Cepu, namun Langgeng Warsito mengharapkan para pengungjung untuk tidak lagi membawa sepeda motor masuk ke lokasi taman.

"Kami akan menggandeng PKL setempat dan warga sekitar untuk ikut menjaga taman yang baru selesai diperbaiki tersebut," tandasnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan tiang lampu itu dimungkinkan terjadi pada Senin (17/12) dinihari. Sebab, pada Minggu (16/12) malam, lampu tersebut masih menyala normal. 

Kontraktor Pelaksana CV Mutiara Persada, Lucky Waluyo, mengaku belum mengetahui siapa yang merusak tiang lampu tersebut. "Saya tahu setelah dikirimi foto melalui WA oleh seorang warga," kata Lucky.

Pihaknya pun segera melapor ke Satpol PP Kecamatan Cepu. Akibat kejadian tersebut, pelaksana proyek harus mengganti dengan tiang yang baru. "Ya ini nanti akan kami ganti yang baru. Secepatnya akan kami perbaiki," tandasnya.

Revitalisasi Taman 1000 Lampu Cepu telah rampung sejak awal Desember 2018. Taman yang berada di median jalan Provinsi Jawa Tengah itupun semakin menawan. Mengusung konsep tematik, taman tersebut menjadi jujukan warga refreshing. Gemerlap lampu warna warni pada malam hari membuat taman yang pembangunannya menghabiskan anggaran Rp 2 miliar itu dipilih warga untuk berswafoto.  

Taman 1000 Lampu Cepu didesain sebagai taman modern. Selain bercitarasa seni tinggi, Taman tersebut juga mencirikan Kota Cepu. Di taman itu terdapat pompa angguk sumur minyak yang merupakan hibah dari Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Cepu.

Dinrumkimhub Blora sebenarnya juga ingin ada lokomotif kereta api tua di tengah taman. Namun permohonan hibah yang diajukan ke PT Kereta Api Indonesia (KAI) belum disetujui. Sebagai ganti lokomotif, Dinrumkimhub memajang selender yang sebelumnya terpasang di depan kantor Pekerjaan Umum Cepu.


(Abdul Muiz/CN39/SM Network)