• KANAL BERITA

Unnes-BI Bentuk Kelompok Studi Ekonomi Moneter dan Kebanksentralan

KERJA SAMA : Dekan Fakultas Ekonomi Unnes Drs. Heri Yanto MBA, PhD (kiri) dan Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra (kanan) melakukan penandatanganan kerja sama dibentuknya KOINS baru-baru ini. (SM/dok)
KERJA SAMA : Dekan Fakultas Ekonomi Unnes Drs. Heri Yanto MBA, PhD (kiri) dan Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra (kanan) melakukan penandatanganan kerja sama dibentuknya KOINS baru-baru ini. (SM/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Jurusan ekonomi pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (Unnes) menandatangani kerja sama pembentukan Kelompok Studi Ekonomi Moneter dan Kebanksentralan (KOINS) bersama Bank Indonesia (BI), baru-baru ini.

KOINS akan berkegiatan berupa diskusi, kajian, penelitian, serta edukasi mengenai perkembangan perekonomian makro terkini. Selebihnya merespon kebijakan Bank Sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi. Mahasiswa dibina oleh dosen serta difasilitasi oleh BI dalam hal penyediaan informasi, data dan narasumber. Sehingga kegiatannya akan lebih komprehensif.

Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fafurida S.E, M.Sc menjelaskan kerja sama tersebut digagas untuk meningkatkan diskusi, kajian, riset tentang moneter, dan perihal Bank Sentral di kalangan mahasiswa.    

“Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah rutin melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi. Tujuannya meningkatkan pemahaman dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Program KOINS ini merupakan salah satu perwujudan program tersebut,” jelasnya.

Ia melanjutkan, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta kepedulian mahasiswa dan dosen mengenai perkembangan ekonomi terkini.  Selain itu dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berorganisasi, dan kepemimpinan melalui pelaksanaan organisasi KOINS.

Dekan Fakultas Ekonomi Unnes Drs. Heri Yanto MBA, PhD mengemukakan, Jurusan Ekonomi Pembangunan sedang mempersiapkan Akreditasi Internasional Asean University Network (AUN) dan re akreditasi BAN PT.

“Dengan adanya  KOINS dan kerjasama dengan BI diharapkan akan memberikan penilaian lebih dalam proses akreditasi. Mengingat salah satu poin penting akreditasi adalah kerjasama antar lembaga dan prestasi serta kualitas SDM, mahasiswa dan lulusan,” jelasnya.

Lebih jauh, kata dia, program itu memang diharapkan akan menjadi batu loncatan bagi kerja sama akademik ke depan antara Fakultas Ekonomi Unnes dan BI.

Sementara itu, Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra menerangkan program KOINS merupakan lanjutan dari program BI corner yang telah terlebih dulu diimplementasikan di Fakultas Ekonomi Unnes.

BI Corner merupakan perpanjangan tangan dari perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng yang dapat dimanfaatkan untuk mencari sumber literatur serta sebagai pusat kegiatan komunitas.

“Selanjutnya, untuk mengoptimalkan fungsi BI Corner, maka perlu diadakan kegiatan secara rutin. Agar kegiatan bisa terorganisir dan berkelanjutan maka dibentuklah KOINS. Harapannya sinergi antara BI Corner dan aktivitas KOINS di dalamnya akan mampu meningkatkan pengetahuan mahasiswa, dosen serta masyarakat umum tentang pelaksaan tugas Bank Indonesia,” terangnya. 


(Diaz Abidin/CN34/SM Network)