• KANAL BERITA

Kebutuhan Tempat Tinggal Di Solo Sangat Tinggi

Urbana Residence Bangun 7 Tower Apartemen

COO PT MPI Ferry Supanji, CEO PT MPI Novy Imely, dan Komisaris PT MPI Wiryawan Arya dan isteri Ervonita Chandra memberi penjelasan dalam launching tower C dan premium preview show unit Solo Urbana Residence di kantor setempat, Minggu (16/12). (suaramerdeka.com/Langgeng Widodo)
COO PT MPI Ferry Supanji, CEO PT MPI Novy Imely, dan Komisaris PT MPI Wiryawan Arya dan isteri Ervonita Chandra memberi penjelasan dalam launching tower C dan premium preview show unit Solo Urbana Residence di kantor setempat, Minggu (16/12). (suaramerdeka.com/Langgeng Widodo)

SOLO, suaramerdeka.com - Kebutuhan tempat tinggal atau rumah bagi masyarakat di Kota Solo cukup tinggi. Begitu ditawarkan sejak dua bulan silam, 524 unit hunian vertikal apartemen Urbana Residence Blok A dan Blok B habis terjual. Demikian pula, 149 unit di Blok C banyak diminati yang hanya bersisa 49 unit dan diyakini akan habis terjual pada akhir Desembar ini.

Pengembang PT Mulia Properti Indah (MPI) akan membangun empat blok lagi untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat. Sehingga ada sekitar 1.400 unit dari tujuh blok (tower) yang dibangun setinģgi 7 hingga 12 lantai. Hunian vertikal atau apartemen dibangun lantaran di Solo sudah tidak ada lagi lahan yang bisa digunakan untuk membangun perumahan.

"Sekitar 80 persen pembelinya adalah warga Solo," kata Ferry Supanji, COO PT MPI pengembang Urbana Residence, ketika memberi penjelasan dalam launching tower C dan premium preview show unit Solo Urbana Residence di kantor setempat, Minggu (16/12). Hadir dalam kesempatan itu komisaris PT MPI Wiryawan Arya.

CEO PT MPI Novy Imely mengatakan, Urbana melakukan riset secara mendalam sebelum membangun apartemen di kawasan Solo utara. Riset itu menyangkut karakter calon pembeli, harga yang layak atau pantas, sekaligus cara membayar. Ia mengatakan, dengan harga kisaran Rp 250 juta hingga 300 juta, segmen yang dibidik adalah para mahasiswa. Itu sangat beralasan, sebab apartemen itu dibangun tak jauh dari kampus UNS Solo dan ISI Solo.

Bidikan lain adalah keluarga muda yang belum punya tempat tinggal serta orang-orang dari luar kota yang sering berkunjung atau transit di Solo. Pihaknya yakin, dengan segmen yang dibidik, harga yang ditawarkan, serta cara pembayaran yang sangat gampang, tujuh tower apartemen yang dibangun akan habis terjual. Ada dua tipe yang ditawarkan, yakni tipe studio dan studio plus yang jumlahnya terbatas.

Penyerahan kunci unit hunian akan dilakukan 24 bulan sejak tanda jadi pembeliaan.

"Apartemen ini tidak hanya sebagai hunian, tapi juga bisa untuk investasi. Apartemen ini memberi keuntungan cukup bagus dari capital gain yang didapat para pemilik," katanya.

Head of marketing PT MPI Orri Harimansyah mengatakan, selain dekat dengan sejumlah kampus perguruan tinggi, tower apartemen yang dibangun di Jalan Mojo Solo itu juga tak jauh dari rumah sakit Moewardii, pintu masuk/keluar jalan tol di Kebakkramat. Apartemen di atas lahan seluas 1,6 hektar itu juga dilengkapi fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti mushola, akses parkir, area barbeque, yoga, dan jogging track. Fasilitas lain, mini basketball, badminton, swimming pool, dan children playground.

Farida, salah satu pembeli aparten Urbana Residence mengaku tertarik membeli apartemen itu untuk investasi.

"Dari pengembang, harganya terus naik. Itulah salah satu keuntungannya," kata perempuan lajang berkaca mata itu.


(Langgeng Widodo/CN42/SM Network)