• KANAL BERITA

Tekan Inflasi, Operasi Pasar Siap Digelar

Foto Istimewa
Foto Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, tekanan inflasi cenderung meningkat seiring lonjakan permintaan dari masyarakat. Bahkan sepanjang November lalu, inflasi di DIY naik tajam menjadi 0,46 persen (mtm) dibandingkan bulan Oktober yang hanya sebesar 0,13 persen. 
 
Menghadapi resiko itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY telah menyusun beberapa strategi. Kepala Tim, Probo Sukesi mengungkapkan, berdasar hasil survei pemantauan harga Bank Indonesia hingga pekan pertama Desember ini, tekanan inflasi diperkirakan masih bersumber dari komponen volatile food dan administered price.
"Setidaknya ada tiga komoditas yang memberikan pengaruh besar yakni telur, daging ayam, dan tarif angkutan udara," kata Probo, Jumat (14/12).

Sementara untuk stok beras, berdasar informasi dari Bulog Divre Yogyakarta, cadangan yang ada saat ini sebanyak 11.534 ton. Jumlah itu diperhitungkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat DIY hingga empat bulan ke dean sampai dengan panen raya di awal tahun 2019. Komoditas beras menyumbang andil yang cukup besar terhadap inflasi bulan lalu yakni 0,02 persen.

Adapun langkah yang disiapkan TPID untuk mengendalikan inflasi, salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar. Dikatakan Probo, operasi pasar akan digelar di titik-titik tertentu di daerah pedesaan untuk memperpendek arus distribusi pangan. 

"Khusus di Yogyakarta, Bulog akan menggelontorkan 75 hingga 100 ton beras per hari untuk kebutuhan operasi pasar ini. Sosialisasi tentang kegiatan ini juga sudah dilakukan kepada distributor dan perangkat desa agar mereka turut serta," jelasnya.

Selain operasi pasar, TPID melalui BKPP DIY akan melaksanakan bazar Toko Tani Center Indonesia pada 19-21 Desember mendatang. Fokusnya di tiga titik pasar pantauan perhitungan inflasi di Yogyakarta yaitu Pasar Beringharjo, Kranggan, dan Demangan.

Tim juga akan intens melakukan pemantauan harga dan distribusi pasokan bahan makanan selama sepekan mulai Jumat (14/12) kemarin. Pantauan menyasar beberapa pasar tradisional utama, pasar modern, distributor, dan gapoktan di seluruh DIY.


(Amelia Hapsari/CN19/SM Network)