• KANAL BERITA

Lelang Pasar Klewer Meleset

Pengguna jalan melintas di sisi utara lahan kosong bekas bangunan Pasar Klewer sisi timur, Selasa (11/12). (suaramerdeka.com/Yoma Times Suryadi)
Pengguna jalan melintas di sisi utara lahan kosong bekas bangunan Pasar Klewer sisi timur, Selasa (11/12). (suaramerdeka.com/Yoma Times Suryadi)

SOLO, suaramerdeka.com – Untuk kali kesekian proyek revitalisasi Pasar Klewer sisi timur yang dirancang sejak 2017, meleset dari target. Tahun ini, pusat akan melelang proyek itu pada November. Namun hingga Desember ini belum ada kejelasan dari pemerintah pusat seputar dimulainya tender tersebut.

Semula Pemkot menetapkan tenggat dimulainya lelang pada bulan lalu. Tenggat itu disusun berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) sejak beberapa waktu sebelumnya.

"Target pemerintah pusat awalnya memang November. Tapi sampai Desember ini belum ada kabar," ungkap Kepala Dinas Perdagangan, Subagiyo. Pihaknya mengaku tidak bisa memastikan, mengapa proyek itu belum ditenderkan.

"Saat kami melakukan verifikasi data untuk persyaratan lelang belum lama ini, kami masih tetap diminta untuk menunggu lelang tersebut. Dalam waktu dekat, kami bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) juga akan berkoordinasi kembali dengan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR," jelasnya.

Namun ia menegaskan, seluruh berkas lelang revitalisasi Pasar Klewer sisi timur telah dinyatakan lengkap oleh kementerian. Berkas tersebut meliputi sertifikat kepemilikan lahan, detail engineering design (DED), rincian anggaran biaya (RAB) serta data pendukung lain.

"Kalau memang akhirnya meleset, Pemkot kan sudah mengalokasikan dana cadangan revitalisasi senilai Rp 30 miliar dalam APBD 2019," tegas Subagiyo.

Sebagaimana diketahui, setelah revitalisasi Pasar Klewer gagal mendapat dana dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), lantas pusat mengalihkan kepada Kementerian PUPR sejak September.

Meski sudah mendapatkan kepastian sejak awal, Pemkot memilih mencadangkan anggaran sekitar Rp 30 miliar, jika revitalisasi gagal direalisasikan pemerintah pusat pada tahun depan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan kementerian dan sudah bilang Pak Presiden juga, agar rencana revitalisasi Pasar Klewer tetap ditindaklanjuti. Kemarin Ditjen Cipta Karya juga sudah diminta menteri untuk segera melelang. Tinggal ditunggu saja," terang Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Wali Kota menambahkan, Pemkot tetap berharap revitalisasi yang sudah tertunda sejak akhir 2017 itu bisa direalisasikan tahun depan. "Yang penting tahun depan sudah selesai dibangun. Tidak keluar (melewati) tahun 2019," tandasnya.


(Agustinus Ariawan/CN40/SM Network)