• KANAL BERITA

Sukarelawan Pasang Rambu Peringatan

Sukarelawan Peduli Jalan Raya didampingi Kapolsek Paguyangan AKP Suroto memasang rambu peringatan di ruas Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Brebes. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)
Sukarelawan Peduli Jalan Raya didampingi Kapolsek Paguyangan AKP Suroto memasang rambu peringatan di ruas Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Brebes. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)

BREBES, suaramerdeka.com - Sekelompok anak muda Sukarelawan Peduli Jalan Raya, Selasa (11/12), memasang rambu peringatan di sepanjang jalur rawan kecelakaan mulai dari flyover Kretek hingga terminal lama Bumiayu.

Rambu yang dipasang itu antara lain bertuliskan 200 meter Jalur Penyelamat, Rawan Kecelakaan, Sudah Puluhan Nyawa Melayang Sia-sia. Pemasangan rambu yang  didampingi Kapolsek Paguyangan, AKP Suroto.

Koordinator Sukarelawan, Ayub Solikhin mengatakan, rambu tersebut diharapkan bisa menjadi peringatan bagi pengguna jalan. Terutama sopir truk untuk lebih berhati-hati.

"Kami sangat prihatin karena kecelakaan terus berulang dan banyak memakan korban jiwa. Semoga pemerintah bisa segera melakukan langkah konkret untuk menekan kecelakaan di Paguyangan-Bumiayu," kata dia.

Ayub meminta pemerintah segera menyempurnakan bangunan jalur penyelamat rem blong yang dibangun di terminal lama Bumiayu. Sehingga kecelakaan fatal akibat rem blong bisa diminimalisasi.

Kapolsek Paguyangan, AKP Suroto, mengapresiasi kepedulian para Sukarelawan. Menurutnya, rambu-rambu peringatan sebenarnya sudah dipasang oleh Satlantas Polres Brebes menjelang masuk dan sesudah flyover. "Kami berharap rambu yang terpasang dipatuhi oleh para sopir," ujarnya.

Kapolsek mengakui bangunan jalur penyelamat rem blong di terminal lama belum layak. Dari sisi konstruksi, akses masuknya belum memenuhi syarat, namun jalur penyelamat akan disempurnakan.

Kementerian PUPR, imbuhnya, akan membangun satu jalur penyelamat permanen di ruas Pagojengan pada 2019 mendatang. "Lokasinya di kiri jalan dari arah Purwokerto, sekitar 300 meter setelah flyover Kretek," ujarnya.


(Teguh Inpras Tribowo/CN40/SM Network)