• KANAL BERITA

Kekayaan Alam dan SDM Modal Dasar Indonesia Sejahtera

Rektor Instiper Yogyakarta, Dr Purwadi MS (jas krem) mendampingi Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ristekdikti, Prof Dr Ismunandar, saat keliling menyaksikan laboratorium kampus setempat. (suaramerdeka.com/ Sugiarto)
Rektor Instiper Yogyakarta, Dr Purwadi MS (jas krem) mendampingi Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ristekdikti, Prof Dr Ismunandar, saat keliling menyaksikan laboratorium kampus setempat. (suaramerdeka.com/ Sugiarto)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kekayaan alam yang melimpah dan potensi kebudayaan yang mengagumkan, serta luas teritorial yang membentang luas ditambah dengan potensi ekonomi yang cukup besar, mestinya Indonesia menjadi negara maju, mandiri dan sejahtera.

Namun untuk mewujudkan cita-cita tersebut, tentunya tidak mudah. Karena pada dasarnya pembangunan menuntut sinergitas yang tinggi serta membutuhkan kolaborasi unsur-unsurnya secara optimal.

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ristekdikti, Prof Dr Ismunandar, mengatakan itu pada puncak peringatan Dies Natalis Instiper ke 60 di Graha Instiper Yogyakarta, Senin (10/12). Dies Natalis dihadiri mahasiswa dan karyawan berlangsung meriah, namun khidmad.

Dalam acara tersebut, Rektor Instiper Yogyakarta, Dr Purwadi MS, membagi-bagi hadiah mewah khusus untuk mahasiswa dan karyawan berupa 8 sepeda motor dan 26 sepeda gunung sumbangan alumni yang bekerja di perkebunan sawit yang tersebar di seluruh Indonesia.

Usai bagi-bagi hadiah Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ristekdikti beserta Rektor Instiper Yogyakarta dan mahasiswa diajak keliling kampus untuk melihat-lihat kelengkapan serta kemajuan perguruan tinggi tersebut.

Lebih lanjut Ismunandar mengatakan, pembangunan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki untuk memperoleh tingkat kesejahteraan yang memadai bagi seluruh warganya.

Bila pembangunannya dibarengi dengan penguatan ekonomi berbasis sumber daya alam, ekonomi berbasis industri, dan ekonomi berbasis inovasi, maka akan menjadi kekuatan yang luar biasa.

Para pakar menyatakan, bahwa sumber daya alam hanya berkontribusi 10 persen, sedangkan 90 persen daya saing bangsa berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia.

Sementara SDM Indonesia yang berjumlah lebih dari 266 juta orang, terutama yang berusia produktif tentunya akan memberikan kontribusi maksimal terhadap pencapaian tujuan bangsa dan daya saing bangsa.

Oleh karena itu, jika perguruan tinggi mampu dan berhasil mempersiapkan lulusan dengan baik dan membentuknya menjadi tenaga kerja atau tenaga pembangunan ulet dan tahan uji.

Ditambah dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni, terampil, berkarakter dan berakhlak mulia, maka Indonesia kedepan akan semakin maju dan sejahtera. Untuk itu, semua pihak khususnya perguruan tinggi dituntut mampu menyiapkan SDM tangguh dan mumpuni.

Sementara menurut Betti Yuniasih, Humas Instiper menambahkan, dalam rangka Dies Natalis Instiper telah melaksanakan berbagai acara diantaranya, Instiper Mengajar, Instiper Peduli, Family dan Alumni Gathering, Expo Teknologi dan Expo UKM serta banyak lagi kegiatan lainnya.


(Sugiarto/CN33/SM Network)