• KANAL BERITA

Mencoret-coret Tembok Pagar Bappeda dengan Lukisan Mural

Dua peserta berupaya menyelesaikan lukisan muralnya di tembok pagar kawasan parkir Bappeda Blora. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
Dua peserta berupaya menyelesaikan lukisan muralnya di tembok pagar kawasan parkir Bappeda Blora. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

BLORA, suaramerdeka.com - Tembok pagar kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora tampak beda. Para seniman lukis mural menuangkan kemampuan mereka dalam melakukan coret-coret di Bappeda Mural Fest 2018.

Selama dua hari, 8-9 Desember, para seniman dari Blora dan daerah lainnya itu melukis tembok kawasan parkir Bappeda Blora dengan aneka gambar mengangkat tema Dukungan Seni Budaya Lokal dan Penerapan Teknologi Mewujudkan Blora Kuncara. ‘’Bappeda Mural Fest digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-269 Kabupaten Blora. Ini kegiatan kreasi inovasi (krenova) Bappeda Blora,’’ ujar Sekretaris Bappeda Blora, Irfan Agustian Iswandaru, Minggu (9/12).

Sebanyak 15 spot berukuran 2-3 meter disediakan panitia sebagai media bagi para pelukis menuangkan kreasinya. Tak hanya tembok pagar. Papan seng dan kayu kantin Bappeda yang berada di kawasan parkir juga dilukis.

Dengan teknik lukis mural, beragam lukisan tersaji apik. Lantunan musik dan lalu lalang penonton tak membuat peserta hilang konsentrasi. Bahkan menjadi penyemangat peserta menyelesaikan lukisan muralnya.

Lukisan tokoh pewayangan, penari tayub dan barongan berpadupadan dengan gedung bertingkat serta teknologi masa kini. Aneka warna di objek yang dilukis menjadikan lukisan terlihat lebih hidup. ‘’Festival ini dalam rangka penggalian talenta masyarakat fokus bidang seni lukis mural,’’ kata Irfan Agustian Iswandaru.

Seni lukis mural sejatinya bukanlah sesuatu yang baru di Blora. Banyak lukisan mural di tembok-tembok di tepi sejumlah jalan protokol Kota Blora. Juga tembok di gang-gang permukiman. Tak hanya seniman profesional, kalangan pelajar SMA ikut menuangkan kemampuannya melukis mural.


(Abdul Muiz/CN40/SM Network)