• KANAL BERITA

Perketat Pengamanan, Pemkot Terjunkan 30 Penjaga

TINJAU LOKASI: Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, meninjau lokasi pasar darurat di halaman Pasar Legi, Solo, Jumat (7/12). (suaramerdeka.com/M Ilham Baktora)
TINJAU LOKASI: Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, meninjau lokasi pasar darurat di halaman Pasar Legi, Solo, Jumat (7/12). (suaramerdeka.com/M Ilham Baktora)

SOLO, suaramerdeka.com – Setelah pasar darurat terdampak kebakaran Pasar Legi diresmikan, Pemkot Surakarta akan memperketat pengamanan barang pedagang selama berada di kios dan los darurat. Pemkot akan memberika pengaman maksimal dengan menerjunkan 30 penjaga pasar.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo yang hadir dalam peresmian tersebut berjanji mengamankan barang-barang pedagang dengan menerjunkan puluhan satuan keamanan dan mengerahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surakarta untuk pengawasannya.

‘’Saya tidak ingin ada keluhan pedagang, barang yang mereka tinggal di lokasi pasar darurat hilang dan kebobolan. Maka dari itu puluhan satpam di Pasar Legi bakal dikerahkan dan Pemkot akan menambah jumlah personel keamanan di pasar setempat,’’ kata Rudy, Jumat (7/12).

Jumlah petugas keamanan di Pasar Legi saat ini 17 orang ditambah 13 orang untuk memaksimalkan pengawasan dan pengamanan. ‘’Jumlah petugas keamanan nanti sekitar 30 orang. Kami membangun dua pos keamanan di Jalan Sabang,’’ katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagiyo mengungkapkan selain tambahan petugas keamanan, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP untuk membantu pengamanan. Rencananya 10 personel akan ditambahkan untuk pengamanan barang milik pedagang.

‘’Sesuai perminataan Wali Kota, pengamanan menjadi hal penting selama pedagang menempati kios dan los darurat. Maka dari itu, seluruh lokasi darurat akan diperketat pengamanannya dengan puluhan petugas keamanan dan bantuan dari Satpol PP,’’ kata dia.

Peresmian pasar darurat dilakukan dengan memberikan surat penempatan lokasi secara simbolis kepada pedagang. Acara tersebut dihadiri juga Wakil Wali Kota Surakarta, Achmad Purnomo, serta jajaran OPD.

Seremonial berupa boyongan yang rencananya dilakukan pada peresmian tersebut ditunda dan akan dilakukan saat peresmian bangunan utama Pasar Legi selesai didirikan.


(M Ilham Baktora/CN39/SM Network)