• KANAL BERITA

Alumnus PGSD Unnes Dilatih Ujian SKB

Diikuti 100 Peserta

PAPARKAN MATERI : Salah satu narasumber, Yuan Fajar Prasiswayani memaparkan materi saat acara Kiat Sukses Menghadapi SKB CPNS 2018 di Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Kemendikbud. (suaramerdeka.com/ Siswo Ariwibowo)
PAPARKAN MATERI : Salah satu narasumber, Yuan Fajar Prasiswayani memaparkan materi saat acara Kiat Sukses Menghadapi SKB CPNS 2018 di Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Kemendikbud. (suaramerdeka.com/ Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 100 alumnus Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unnes mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan, Kemendikbud, Jl Mr Koessoebiyono Tjondro Wibowo, Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati itu diinisiasi Ikatan Keluarga Alumni Komisariat PGSD Unnes (IKA PGSD Unnes).

"Ada 100 peserta yang mengikuti. Kegiatan ini sebagai wujud penyerapan aspirasi dari para alumni PGSD yang ingin sukses atau ingin menjadi CPNS di tahun 2018," kata Ketua Alumni Komisariat PGSD Unnes, Bayu Wijayama di lokasi, Jumat (7/12).

Menurut Bayu, Alumni Komisariat PGSD Unnes memiliki tanggung jawab moril kepada para alumnus yang ingin mengambil pilihan hidup sebagai CPNS. Tanggung jawab itu, kata dia, wujudkan dengan menyelenggarakan kegiatan sharing dengan para alumni PGSD Unnes yang menjadi sudah berpengalaman menjadi Instruktur Nasional Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (IN PKB).

Menurutnya, para alumnus PGSD Unnes yang tersebar di seluruh Indonesia ikut berperan serta dalam membangun bangsa melalui pendidikan. Mereka menjadi guru yang professional, inovatif serta sebagai agen of change (agen perubahan) di daerahnya masing-masing. Bayu berharap, para alumnus nantinya mampu mengerjakan soal-soal SKB pada formasi guru SD.

"Materi yang diterima peserta ini sebagai bekal untuk mengikuti SKB yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini," imbuhnya.

Eka Yudha Ardiyanto, salah satu narasumber di acara tersebut mengatakan, ada dua aspek yang menyangkut dalam soal SKB bagi formasi guru. Yakni, kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.

Dijelaskan, kompetensi pedagogik berkaitan dengan kemampuan guru dalam mengajar. Sementara profesionalisme berkaitan dengan pemahaman dan kemampuan guru tentang materi yang diajarkan.

"Ini penting bagi seorang guru SD. Banyak trik yang kami bagikan seperti materi, contoh soal hingga cara penyelesaiaannya," ujar Eka yang juga Instruktur Nasional Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (IN PKB) Kabupaten Semarang itu.

Sementara itu, Yuan Fajar, narasumber lainnya itu menjelaskan bagaimana sukses mengikuti seleksi PNS serta peluang sesudah menjadi PNS. Dia berharap, setelah mengikuti kegitan ini, peserta akan mendapat gambaran secara menyeluruh tentang tes SKB. Akhirnya dapat mengantarkan peserta menjadi PNS di bidang keguruan.


(Siswo Ariwibowo /CN33/SM Network)