• KANAL BERITA

Kejadian di Papua Tak Bisa Dibiarkan

Foto: kcm
Foto: kcm

TIMIKA, suaramerdeka.com - Penembakan terhadap karyawan PT Istaka Karya di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, tidak boleh dibiarkan. Apalagi, para korban yang dibunuh tengah melakukan pembangunan untuk kemajuan Papua.

"Aturan harus ditegakkan untuk diselesaikan secara hukum. Kejadian ini tidak boleh dibiarkan," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Hanggar Airfast Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua, Jumat (7/12).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri penyerahan jenazah karyawan PT Istaka Karya. Jenazah para korban penembakan tersebut diserahkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin kepada Direktur Utama PT Istaka Karya Sigit Winarto, yang selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban.

"Putra keluarga Bapak dan Ibu sekalian adalah pahlawan pembangunan untuk kemajuan Papua. Akan tetapi musibah ini tidak bisa kita hindari," ujarnya di hadapan keluarga korban yang hadir.

Seperti diketahui, para korban yang meninggal saat itu tengah melaksanakan pengerjaan pembangunan jembatan Trans Papua di Distrik Yigi. Sehingga, Panglima TNI menganggap gelar pahlawan pembangunan sangat pantas disematkan terhadap mereka.


(Saktia Andri Susilo/CN33/SM Network)