• KANAL BERITA

Tangis Haru Warnai Wisuda UBSI

Rektor Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Dr Mochammad Wahyudi MM, MKom, MPd, memberi ucapan selamat kepada mahasiswa berprestasi. (Foto : suaramerdeka.com/Sugiarto)
Rektor Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Dr Mochammad Wahyudi MM, MKom, MPd, memberi ucapan selamat kepada mahasiswa berprestasi. (Foto : suaramerdeka.com/Sugiarto)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Rektor Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Dr Mochammad Wahyudi MM, MKom, MPd, kemarin memwisuda 120 orang mahasiswa dari program studi Sistem Informasi dan Perhotelan di Grha Sarina Vidi, Jalan Magelang, Yogyakarta.

Upacara wisuda kali ini, agak berbeda dibanding acara wisuda sebelumnya. Wisuda kali ini, BSI yang kini berubah menjadi universitas mendatangkan artis ibu kota, Zian Spectre. Dalam wisuda kali ini, Zian panggilan akrab Zian Spectre, membawakan enam lagu andalannya.

Suasana sakral yang mereka rasakan saat prosesi pelantikan, langsung berubah menjadi suasana hingar-bingar dengan tampilnya Zian yang langsung menggebrak dengan tembang andalannya yang berjudul 'Jangan Pernah Menyerah' langsung disambut tepuk tangan wisudawan dan tamu undangan.

Namun suasana bahagia itu langsung berubah menjadi haru, ketika tiga wakil wisudawan memberikan persembahan untuk orang tua mereka dengan menyanyikan lagu Bunda, Ayah dan puisi untuk orang tua mereka. Lagu dan puisi yang mereka bawakan sangat menyentuh rasa, hingga orang tua mereka hanya bisa menitikkan air mata haru.

Saat itulah tangis haru wisudawan tumpah, karena ingat jasa-jasa kedua orang tua mereka yang berhasil menyekolahkan hingga lulus menjadi sarjana. Derai air mata  semakin terasa, ketika salah seorang wisudawan membacakan puisi dengan penuh penghayatan hingga menyentuh hati yang paling dalam.

Saat itulah air mata kembali bercucuran, karena tak tahan menahan haru dari ungkapan anak tercinta mereka. ''Hanya ini bu yang bisa kuberikan, semoga kelak aku bisa membalas ketulusan ibu dan bapakku yang tak pernah berhenti membibingku,'' ujar salah seorang wisudawati sambil memeluk kedua kaki ibunya. 

Dihadapan orang tua wisudawan Rektor UBSI, Dr Mochammad Wahyudi, berharap lulusan UBSI bisa segera mendapat pekerjaan yang diinginkan. Apalagi selama menimba ilmu di UBSI Yogyakarta, para mahasiswa mendapat pengetahuan yang erat hubungannya dengan bidang pekerjaan yang diinginkan.

Meski demikian, ia mengakui bahwa persaingan untuk mendapat pekerjaan memang cukup sulit karena persaingannya terlalu ketat. Namun para lulusan UBSI jangan takut, karena para lulusan sudah dibekali ilmu yang memadai untuk berlaga dalam mengarungi kehidupan yang serba ketat ini.

''Lapangan pekerjaan masih cukup luas, kalau belum bisa berkarya menjadi karyawan saudara bisa buka usaha. Siapa tahu dengan berwiraswasta saudara malah menjadi pengusaha sukses,'' katanya. ''Karena keberhasilan seseorang sejatinya ditentukan oleh dirinya sendiri,'' imbuhnya.


(Sugiarto/CN19/SM Network)