• KANAL BERITA

November, Tren Inflasi Akhir Tahun Berbeda

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laju inflasi bulan November sebesar  0,27%.  Sementara secara tahunan atau year on year laju inflasi tercatat sebesar 3,23% dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Boleh dibilang angka inflasi November ini masih terkendali karena berada di bawah 3,5%" kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/12). 

Dari 82 kota yang didata BPS, 70 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Merauke yakni sebesar 2,05 % dan deflasi tertinggi terjadi di Medan sebesar 0,64 %. 

Suhariyanto menilai tren inflasi menjelang akhir tahun ini berbeda dari biasanya. Pada tahun-tahun lalu inflasi November lebih tinggi dari Oktober karena menjelang Natal dan Tahun Baru, namun pada tahun ini inflasi November justru lebih rendah dari Oktober.

Inflasi November menurut Kepala BPS Suhariyanto, sebesar 0,27% sementara pada Oktober 0,28% month to month.

“Laju inflasi November sedikit di luar tren,” ungkapnya. Perbedaan tren tersebut, kata Suhariyanto, membuat pada November tahun ini lebih bagus karena harga-harga terkendali.

Secara year on year, dia mengatakan inflasi pada November sebesar 3,23% dan merupakan yang terendah sejak dua tahun lalu.

November tahun lalu, inflasi year on year sebesar 3,3% sementara pada November 2016 inflasi year on year sebesar 3,58%.


(Kartika Runiasari/CN41/SM Network)