• KANAL BERITA

Kementerian PDT dan Transmigrasi Apresiasi Keharmonisan Warga Tabanan

Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

TABANAN, suaramerdeka.com - Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi mengapresiasi keharmonisan dan kerukunan yang terjalin dalam masyarakat Kabupaten Tabanan, Bali. Bahkan, Sekjen Kementerian PDT dan Transmigrasi, Anwar Sanusi menyebut langsung bahwa Tabanan mampu menyuguhkan keteladanan dalam hal kehidupan yang harmonis. Pernyataan Anwar Sanusi tersebut disampaikan saat puncak HUT Tabanan ke-525 di Gedung I Ketut Maria, Tabanan, Bali, Kamis lalu.

"Di tengah kekhawatiran kita akan krisis persatuan di Indonesia, Tabanan telah memberikan pelajaran bagi Indonesia akan pentingnya hidup dalam harmoni dan keserasian,” ungkap dia.

Menurut dia, sebagaimana visi dan misi Kabupaten Tabanan yaitu “SERASI”, Tabanan berhasil menjadi rumah yang ideal bagi seluruh aneka kepercayaan yang ada di balik ini untuk hidup rukun, harmonis.dan hidup bersama sama dalam kebaikan

“Kita ingat pesan pendiri kita, bahwa Indonesia bukan ditopang oleh kesamaan suku, bangsa dan bahasa, tapi justru karena keragaman, mudah-mudahan Tabanan  akan menjadi fondasi penting bagi keragaman bangsa yang kita cintai ini,” ujarnya.

Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti  mengajak masyarakat untuk ikut bertanggung jawab menjaga Tabanan sebagai rumah yang SERASI. “Banggalah sebagai warga Tabanan, jagalah Tabanan, karena Tabanan adalah rumah kita,” katanya.

Gubernur Bali, I Wayan Koster menyebutkan bahwa ia melihat infrastruktur Kabupaten Tabanan kini sudah semakin baik, terlihat dari jalan-jalan yang kini tidak lagi rusak. 

Ia juga meminta warga setempat ikut membangun komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Pembangunan daerah Tabanan tetap harus berlandaskan Tri Hita Karana. Karena salah satu dimensi masyarakat sejahtera adalah kehidupan sosial yang damai dan harmonis dalam tatanan lingkungan alam yang aman, nyaman dan lestari sebagaimana hakekat pembangunan itu sendiri,” kata Koster.

Koster juga mengajak warga untuk selalu menjaga kondusivitas dan solidaritas antar seluruh komponen yang ada di masyarakat. Sebab, kata dia, menjaga Bali agar kuat dan utuh di perlukan masyarakat yang bersatu dan terhimpun dalam wadah kegotong-royongan.


(Arif M Iqbal /CN19/SM Network)