• KANAL BERITA

Aplikasi AtmaGo Disosialisasikan ke Tiga Kecamatan

MANFAAT APLIKASI: Perwakilan Atma Connect Indonesia, Amri Wijayanto memberikan pemahaman tentang manfaat aplikasi AtmaGo kepada peserta sosialisasi yang datang dari 16 desa/kelurahan di tiga kecamatan di The Wujil Resort and Conventions Ungaran. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
MANFAAT APLIKASI: Perwakilan Atma Connect Indonesia, Amri Wijayanto memberikan pemahaman tentang manfaat aplikasi AtmaGo kepada peserta sosialisasi yang datang dari 16 desa/kelurahan di tiga kecamatan di The Wujil Resort and Conventions Ungaran. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Mercy Corp Indonesia (MCI) bersama Atma Connect mulai menggelar sosialisasi aplikasi AtmaGo di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Kecamatan Bergas. Sebagai awalan, peserta sosialisasi yang merupakan perwakilan warga lintas profesi dari tiga kecamatan tadi dibekali dengan pemahaman jurnalisme warga.

“Warga bisa menjadi pengguna aplikasi AtmaGo untuk berbagi informasi. Untuk itu, kami pun melakukan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi sebagai media berbagi antar masyarakat lintas wilayah,” kata perwakilan Atma Connect Indonesia, Alfan Kasdar, Senin (13/11).

Dengan aplikasi yang sudah tersedia, pengguna diharapkan bisa berbagi informasi serta mendukung Program Transform sebagai program manajemen risiko banjir antar wilayah. Melalui aplikasi pula, para pengguna bisa berbagi informasi lokasi posko serta area evakuasi aman termasuk memposting peringatan bahaya dini atau early warning system di samping dapat melaporkan daerah-deerah yang dianggap rawan bencana. Informasi yang dibagikan, telah dirancang bisa dimonitor oleh pemerintah setempat agar mendapat penanganan lanjutan yang memungkinkan untuk dilakukan.

“Kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki perhatian yang sama terkait kelestarian pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Garang perlu diwujudkan. Apalagi Sungai Garang tergolong sungai besar dengan cakupan DAS seluas 204 km2 yang berhulu di Kabupaten Semarang dan mengalir ke Kota Semarang,” paparnya.

Di hadapan 80 peserta pelatihan dari 16 desa/kelurahan di tiga kecamatan yang hadir pada sosialialisasi di The Wujil Resort and Conventions Ungaran, baru-baru ini, MCI dan Atma Connect menghadirkan jurnalis Suara Merdeka, Adhitia Armitrianto, dan Ranin Agung guna memberikan pemahaman tentang jurnalisme warga. Selain itu, hadir pula Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto serta perwakilan MCI, Nyoman Prayoga.

AtmaGo dikembangkan oleh Atma Connect, lanjut Alfan Kasdar, sebuah organisasi nirlaba berbasis teknologi dan informasi yang bermarkas di California USA dengan tim pengembang lintas negara dalam hal ini Indonesia, India, dan USA). Aplikasi ini telah memenangkan kompetisi Amplify Urban Resilience Challenge 2016 yang di selenggarakan oleh IDEO.org.

“Siapa pun bisa menjadi pengguna, silahkan pelajari Atma Connect di situs kami www.atmaconnect.org

atau bisa langsung mengikuti AtmaGo dengan mengakses https://www.facebook.com/AtmaGoApp/

, https://twitter.com/AtmaGoApp

, dan https://www.instagram.com/atmagoapp/

,” pungkasnya.


(Ranin Agung/CN40/SM Network)

  • Tags