• KANAL BERITA

Ponpes di Garut Ini Tak Bisa Terima Kunjungan Kiai Ma'ruf Amin

Foto: suaramerdeka.com/dok
Foto: suaramerdeka.com/dok

GARUT, suaramerdeka.com - Pondok Pesantren Darul Muwahhidin Garut menolak kunjungan calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin. Surat penolakan ini merupakan jawaban atas surat yang diajukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut yang sebelumnya sudah mengajukan permohonan kunjungan Ma'ruf Amin. 

Dalam surat permohonan yang diajukan PCNU tersebut, rencananya Maruf Amin akan berkunjung ke pesantren Pimpinan H Asep Zaki Ahmad Mudakir ini pada Minggu 2 Desember 2018 mendatang.   

"Menindaklajuti surat saudara Nomor 0272/PC/A.II/D-21/XI2018 tanggal 22 November 2018 perihal pemberitahuan kunjungan Pondok Pesantren CAWAPRES Prof. DR KH Ma'ruf Amin ke Pondok Pesantren Darul Muwahhidin Garut, kami sampaikan bahwa kami mohon maaf sebesar-besarnya tidak bisa menerima kunjungan tersebut," demikian petikan surat penolakan tersebut. 

Dalam surat itu juga dijelaskan alasan pihak pesantren tidak dapat menerima kunjungan Ketua MUI nonaktif tersebut. 

"Dikarenakan pimpinan Pondok Pesantren kami sudah ada agenda terlebih dahulu dari jauh-jauh hari," tulis surat yang langsung ditanda tangani H Asep Zaki Ahmad Mudakir tersebut. 

Pada surat permohonan kunjungan yang diajukan PCNU, rencananya Mar'uf Amin akan berkunjung ke pesantren yang terletak di Jalan Pembanguna Sukajaya Tarongong Kidul Garut selama 1,5 jam. 

"Bersama ini kami sampaikan bahwa Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) menerima surat pemberitahuan dari Tim Satgas 01 Nasional mengenai adanya kunjungan cawapres Prof. DR KH Maruf Amin Pondok Pesantren Darul Muwahhidin Garut," tulis surat permohonan yang diajukan PCNU Garut kepada pihak pesantren. 

Pada surat permohonan yang ditanda tangani Ketua Tandfiziyah PCNU Garut, Drs KH Atjeng Abdul Wahid pada 22 November ini, pihak pesantren juga dihimbau untuk menerima Maruf Amin


(Mahendra Bungalan/CN41/SM Network)