• KANAL BERITA

Jukir Jangan Paksakan Kapasitas Kendaraan

Sejumlah juru parkir mendengarkan materi yang disampaikan salah seorang narasumber pada pelatihan dan pembekalan di Restoran Diamond, Laweyan, Solo, Kamis (22/11). (suaramerdeka.com/M Ilham Baktora)
Sejumlah juru parkir mendengarkan materi yang disampaikan salah seorang narasumber pada pelatihan dan pembekalan di Restoran Diamond, Laweyan, Solo, Kamis (22/11). (suaramerdeka.com/M Ilham Baktora)

SOLO, suaramerdeka.com - Kepala Dinas Perhubungan Surakarta, Hari Prihatno, meminta petugas parkir selalu disiplin menggunakan seragam parkir, celana panjang, dan sepatu saat bertugas. Seragam selalu dipakai saat bertugas dan tidak boleh dipinjamkan kepada orang lain.

‘’Ini dalam rangka mengangkat harkat, martabat petugas supaya masyarakat tidak menilai jelek dan tentunya membangun kepercayaan kepada mereka,’’ kata Hari, saat memberikan paparan pada pelatihan dan pembekalan juru parkir di Restoran Diamond, Laweyan, Solo, Kamis (22/11).

Hari juga mengingatkan, jukir disiplin dalam mengatur jumlah kendaraan sesuai kapasitas tertampung di sebuah kawasan. ‘’Jangan karena event besar dan ingin mendapat pendapatan lebih, kendaraan dipaksakan masuk dan dampaknya bakal terjadi kemacetan,’’ kata dia.

Kegiatan pelatihan tersebut merupakan kelanjutan perubahan kebijakan terkait zonasi. Usai memaparkan kebijakan tersebut pada segenap masyarakat dan pemangku kebijakan lingkup kewilayahan Kota Bengawan, giliran pengelola parkir dan jukir dibidik dalam agenda sosialisasi itu.

"Pelatihan itu diikuti 1.650 peserta terdiri dari 250 pengelola parkir dan 1.400 petugas parkir yang tersebar di berbagai zona, seperti zona C, D mau pun E. Pelatihan dan pembekalan teknis bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM petugas parkir bebas dari kegiatan dari pungutan liar (pungli)," jelas Hari.

Pembekalan itu dinilai penting lantaran perubahan zonasi berdampak pada kewajiban retribusi yang dibebankan pada pengguna jasa parkir. Pemkot mengubah kebijakan dalam sistem zonasi ruang parkir. Dengan demikian, beberapa lahan parkir tepi jalan yang mengalami perubahan zona mendapat konsekuensi berubahnya besaran retribusi parkir.


(M Ilham Baktora/CN40/SM Network)