• KANAL BERITA

Tujuh Truk Pengangkut 180 Ton Batu Bara Diamankan

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandi Sitepu, menunjukkan sampel batu bara yang diamankan pihak kepolisian. (suaramerdeka.com/Kuswandi)
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandi Sitepu, menunjukkan sampel batu bara yang diamankan pihak kepolisian. (suaramerdeka.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com – Tujuh truk yang mengakut 180 ton batu bara diamankan Polres Pekalongan Kota, lantaran ratusan ton batu bara tersebut diduga tak dilengkapi perizinan. Sopir truk hanya bisa menunjukkan surat izin jalan, tak bisa menunjukkan berkas perizinan sebagaimana mestinya.

Operasi terhadap truk pengangkut batu bara dilakukan Polres Pekalongan Kota sejak satu bulan belakangan. Awalnya, Polres mengamankan dua truk pengangkut batu bara bersama satu buah pikap.

Berikutnya, Polres mengamankan empat truk pengangkut batu bara lain yang diduga juga tidak memiliki surat perizinan lengkap. Hingga kemarin, barang bukti itu diamankan di depan Mako Eks Mapolwil Pekalongan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandi Sitepi menjelaskan, saat pemeriksaan, sopir hanya menunjukkan surat jalan dan tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen lain seperti IUP, IUPK, kemudian izin dari menteri kalau jual beli antar negara, atau gubernur jika antar provinsi atau wali kota atau bupati jika antar kota.

Ketujuh truk batu bara tersebut, lanjut dia, berasal dari berbagai kota di antaranya Semarang dan Cirebon dengan tujuan penjualan di Kota Pekalongan. Pihaknya menyatakan masih melakukan pendalaman terhadap sopir.


(Kuswandi/CN40/SM Network)