• KANAL BERITA

Revitalisasi Pasar Klewer Belum Jelas

LAHAN KOSONG: Warga melintas di samping lahan kosong yang semula menjadi lokasi Pasar Klewer sisi timur, kemarin. (Foto: suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)
LAHAN KOSONG: Warga melintas di samping lahan kosong yang semula menjadi lokasi Pasar Klewer sisi timur, kemarin. (Foto: suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)

SOLO, suaramerdeka.com – Hingga pertengahan November rencana revitalisasi Pasar Klewer belum jelas. Pemkot Surakarta belum mendapat kepastian dari pusat, namun kabar terakhir lelang tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal November sampai Desember.

 Terakhir, Pemkot berkomunikasi dengan pusat tiga pekan lalu, belum ada perubahan jadwal lelang yang akan dibarengkan dengan 12 proyek di seluru Indonesia. Pemkot berjanji mengoptimalkan koordinasi dengan pemerintah pusat, agar tender proyek itu bisa direalisasikan tepat waktu.

"Sejak awal kami sudah mendapatkan informasi bahwa revitalisasi Pasar Klewer akan ditangani Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR). Janjinya November sampai Desember ini akan dilelangkan," kata Kepala Dinas Perdagangan Subagiyo, Jumat (16/11).

Dia mengakui Pemkot belum mendapatkan kepastian pelaksanaan tender tersebut. Informasi sekitar tiga minggu lalu, kata Subagiyo, belum ada perubahan jadwal. ‘’Bulan ini tetap dilakukan lelang. Pekan depan kami akan menyerahkan proposal revitalisasi Pasar Legi."

Lelang revitalisasi Pasar Klewer dibarengkan proyek serupa di 12 pasar se-Indonesia. "Jadi lelang ini tidak berdiri sendiri. Kami tidak tahu apakah ada kendala dalam administrasi lelang pasar lainnya. Yang jelas berkas Pasar Klewer sudah diverifikasi dan dinyatakan lengkap oleh kementerian," tegasnya.

Berkas tersebut meliputi sertifikat kepemilikan lahan, <I>detail engineering design<P> (DED), rincian anggaran biaya (RAB) serta data pendukung lain. "Data pendukung itu misalnya kapasitas Pasar Klewer dan jumlah omzet," kata Subagiyo.

Kalau pusat gagal membangun Pasar Klewer, Pemkot memilih mencadangkan anggaran sekitar Rp 30 miliar. Namun Pemkot mengalihkan peruntukkan dana cadangan tersebut lantaran Pasar Legi terbakar pada akhir Oktober.

Pemkot bermaksud mengalokasikan anggaran itu untuk pembangunan kembali Pasar Legi. "Bagi kami, yang penting Pasar Klewer bisa segera dibangun oleh Kementerian PUPR. Jadi kami bisa konsentrasi merevitalisasi Pasar Legi," tegas Wali Kota FX Hadi Rudyatmo.


(Agustinus Ariawan/CN41/SM Network)

Loading...
Komentar