• KANAL BERITA

Imam Taufiq Gantikan Masyrifan Jadi Sekretaris IPHI Jateng

Foto: suaramerdeka.com/dok
Foto: suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jateng, Sabtu  (17/11) pagi, akan menggelar Rapat Pleno Diperluas di The Bandungan Hotel and Convention Jalan Desa Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Ketua PW IPHI Jateng Harsono menjelaskan, rapat pleno diperluas kali ini bertujuan konsulidasi organisasi dan silaturahmi dengan ketua dan sekretaris Pengurus Daerah se-Jateng.

‘’Setelah Bapak Kurdi Mustofa wafat, maka jabatan Ketua Umum digantikan Ismed Hasan Putra dan Sekretaris Jenderal Samidin Nashir. Mereka ingin bertemu dengan pengurus wilayah dan pengurus daerah sekaligus,’’ katanya.

Harsono menjelaskan,  Sekretaris PW IPHI Jateng Dr dr H Masyrifan Djamil dipromosikan menjadi Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pengurus Pusat. Posisinya digantikan Prof Dr KH Imam Taufiq Mag yang semula Wakil Sekretaris.

Sedang posisi Wakil Sekretaris diisi Dr H Ali Imron MAg yang semula Ketua Angkatan Muda Haji Indonesia (AMHI) Jateng. Ketua AMHI Jateng kini digantikan oleh Dr H Hasan Asyáry MAg. ‘’Ini semata-mata konsolidasi dan penyegaran organisasi agar bisa berjalan dengan baik,’’ katanya.

Sementara itu Sekretaris PW IPHI Jateng Prof Dr KH Imam Taufiq MAg menjelaskan, Rapat Pleno Diperluas akan dihadiri sekitar 200 orang terdiri pembina, penasehat dan pengurus wilayah 50 orang, ketua dan sekretaris pengurus daerah 70 orang, badan pelaksana dan undangan.

Mengenai penunjukan dirinya sebagai Sekretaris IPHI Jateng, Wakil Rektor II Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo itu mengatakan siap menjalankan amanat organisasi dengan baik. ‘’Mengingat sisa masa kepengurusan hanya satu tahun, maka prioritas program PW IPHI melanjutkan yang sudah dilakukan Bapak Masyrifan Djamil  yaitu konsolidasi organisasi (membangun soliditas pengurus), program dan kebersamaan, dan sinergi dengan pengurus daerah se-Jateng,’’ katanya.

Imam yang juga pengasuh pondok pesantren Daarul Falah, Besongo, Ngalian, Semarang itu menjelaskan, pemantapan potensi dan keunggulan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi akan terus dilakukan.

‘’Program lain yang cukup penting yaitu meneguhkan peran organisasi menjaga kemabruran haji yang independen sesuai khittah IPHI. Di tengah kontestasi pilitik belakangan ini kami harus tetap istikamah menjalankan misi organisasi tidak terombang-ambing oleh situasi politik apapun. Kami akan focus pada penghidmatan para haji untuk kebaikan umat dan kejayaan NKRI,’’ tegasnya.

Harsono menambahkan, sesuai peran strategis para haji sejak dulu hingga sekarang yaitu menjadi teladan, motivator dan pelopor dalam ketakwaan dan akhlakul karimah, dakwah bil hal, kemajuan bangsa dan negara.

‘’Program prioritas IPHI dititik beratkan tiga sasaran yaitu pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi umat. Bidang ini yang akan terus kami garap semaksimal mungkin,’’ katanya.


(Agus Fathuddin/CN30/SM Network)