• KANAL BERITA

Dinsos: Orang Gila Bisa Hidup Normal

Klaim Paling Ramah PMKS 

Foto Istimewa
Foto Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di provinsi Jawa Tengah cukup kompleks. Tak hanya menyoal gelandangan dan anak jalanan saja, tetapi juga mengenai gangguan kejiwaan (orang gila).

Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah Nur Hadi Amiyanto menjelaskan, per dua mil penduduk di provinsi ini mengalami gangguan kejiwaan atau Skizofrenia. Artinya, dari seribu penduduk ada dua orang yang mengalami gangguan kejiwaan.

Artinya, jika penduduk Jateng mencapai 34 juta jiwa, maka jumlah orang gilanya mencapai 68 ribu orang.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, ciri atau penyebab gangguan kejiwaan adalah tanpa sebab tidak bisa tidur, takut mandi, antisosial dan tidak sakit tapi kepala terasa pusing. Yang paling parah, tentu saja berbicara sendiri dan sudah tidak memakai pakaian keliling lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, orang yang mengalami gangguan kejiwaan harus dikawal dan diawasi dan terpenting, jangan sampai telat minum obat dan diantar rutin kontrol ke dokter untuk berobat.

“Mereka itu bisa hidup normal dalam tanda kutip atau bisa sembuh, sepanjang pengobatnnya terus menerus dan perasaannya dibuat happy. Kalau di Jawa Tengah ini Alhamdulillah dalam segala keterbatasannya kita paling ramah PMKS,” kata Nur Hadi, dilansir dari Radio Idola.

Nur Had lebih lanjut menjelaskan, dibutuhkan ketelatenan bagi yang mampu merawat orang dengan gangguan kejiwaan dan membantu proses penyembuhannya. Namun, bagi yang tidak sanggup bisa merawatnya bisa dititpkan ke panti rehabilitasil milik pemerintah atau swasta. 


(ER Maya/CN19/SM Network)