• KANAL BERITA

Puluhan Warga Slogohimo Alami Gangguan Jiwa

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) saat peringatan Hari Kesehatan Nasional di Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Khalid Yogi)
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) saat peringatan Hari Kesehatan Nasional di Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Camat Slogohimo, Khamid Wijaya mengungkapkan, 65 orang warga Kecamatan Slogohimo, menderita gangguan jiwa. Sembilan orang dipasung atau dikurung dan di antaranya dibawa berobat ke RSUD Soediran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri.

"Sekarang tinggal tiga orang yang belum dibawa berobat, karena masih menunggu giliran rawat di RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri," katanya, saat menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di lapangan Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, baru-baru ini.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, meminta para kepala desa dan kelurahan lebih proaktif dalam mengidentifikasi setiap permasalahan warganya. Termasuk di antaranya penanganan warga penderita gangguan jiwa.

Dengan cara itu, para warga penderita gangguan jiwa akan lebih tertangani dengan baik. Warga dan aparat desa agar tidak perlu mengkhawatirkan biaya. Pemkab telah menerapkan program kesehatan gratis, berupa pembebasan retribusi di Puskesmas dan pengobatan gratis di bangsal kelas III RSUD SMS Wonogiri.


(Khalid Yogi/CN40/SM Network)